Bersinergi SLI-Guru MIN 2 Kulon Progo Ikuti Pelatihan Gerakan Ayo Bercita-cita Dengan SMS

Kulon Progo (MIN2KP) – Jumat (21/2/2020), guru MIN 2 Kulon Progo mengikuti pelatihan Gerakan Ayo Bercita-cita (GAB) yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa Pendidikan di SD Negeri 2 Sentolo. Pelatihan ini diikuti oleh 10 kepala sekolah/madrasah dampingan Sekolah Literasi Indonesia beserta 2 guru model dari masing-masing sekolah/madrasah serta 10 guru dan kepala sekolah/madrasah penerima program dampingan Inspiring Library.

Gerakan Ayo Bercita-cita (GAB) adalah gerakan mengajak masyarakat berpartisipasi mendampingi anak Indonesia memiliki cita-cita dengan cara melakukan SMS (Sepuluh Menit Sepekan) Bercita-cita di kelas secara konsisten. SMS Bercita-cita adalah waktu untuk anak-anak Indonesia mengekspresikan cita-cita mereka dalam bentuk gambar kemudian menceritakan cita-citanya di depan kelas secara bergantian.

Rina Fatimah, M.SI, Manager Program Pendidikan Dompet Dhuafa sekaligus pemateri kegiatan GAB menjelaskan mengapa anak-anak harus mempunyai cita-cita. “Bercita-cita memberi tujuan hidup. Jadi anak-anak sejak dini harus mempunyai cita-cita. Bercita-cita sejak kecil mencegah anak-anak bermasalah dan memudahkan untuk sukses, sehingga kita akan menyemai generasi hebat,” urainya.

Cara menerapkan SMS Bercita-cita di kelas adalah dengan meluangkan waktu 10 menit pada pelajaran akhir di setiap akhir pekan dengan tiga tahapan yaitu menumbuhkan kesadaran bercita-cita, menggambar cita-cita, dan menceritakan cita-cita. “Cita-cita perlu digambar karena gambar berfungsi sebagai visualisasi dan dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan cita-cita,” imbuh Rina.

Setelah tiga tahapan SMS bercita-cita, untuk pertemuan selanjutnya anak menceritakan cita-cita, yaitu mengulang tahapan yang ketiga. Hal ini dimaksudkan agar setiap anak memperoleh hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan menceritakan cita-citanya.

Gerakan Ayo Bercita-cita dikatakan berhasil jika setiap anak mempunyai buku gambar cita-cita yang diperbarui setiap 3 bulan sekali, serta ada kegiatan rutin bercerita cita-cita sepekan sekali.

Seluruh peserta menyambut baik kegiatan GAB tersebut. Purnaida, S.Ag., guru MIN 2 Kulon Progo merasa sangat senang dengan pelatihan yang digelar. Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan GAB dapat bersinergi, dan mendukung program pendampingan SLI di MIN 2 Kulon Progo, serta menambah wawasan baik bagi seluruh guru maupun bagi siswa-siswi. Sehingga, selain mempunyai kemampuan literasi yang baik, siswa-siswi juga mempunyai cita-cita, mempunyai tujuan hidup. “Saya berniat untuk mengawali dan mencobanya di kelas saya,”ungkapnya.

Senada dengan Purnaida, peserta pelatihan lain yang merupakan kepala SD Negeri Donomerto, Tukijo, S.Pd., juga mengungkapkan bahwa ia sangat senang dan mendukung program tersebut. “Ini sangat bagus, harus dikembangkan dan dijadikan program berkelanjutan dari kelas I sampai dengan kelas VI di sekolah kami,” katanya. (fas/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *