Siswa MIN 1 Kulon Progo Dukung Pencegahan Penyebaran Covid-19


Kulon Progo (MIN1KP) – MIN 1 Kulon Progo turut mendukung program pemerintah dalam rangka pencegahan Covid-19 dengan menerapkan sistem belajar di rumah yang berbasis online. Sistem ini sudah berlangsung sejak Jum’at  (20/3/2020) yang lalu. Selama proses belajar di rumah, siswa tidak hanya diberi tugas yang sifatnya akademik, namun juga tugas yang berkaitan dengan kecakapan hidup, terutama mengenai pandemi Covid-19.

Salah satu tugas yang diberikan kepada siswa ketika belajar di rumah adalah membuat poster. Tugas ini sekaligus sebagai bentuk partisipasi siswa MIN 1 Kulon Progo dalam upaya pencegahan perkembangan dan penyebaran Covid-19. Tema-tema yang diambil dalam poster ini mengacu pada surat edaran dari Dinas Kesehatan Kulon Progo yang meliputi Sering Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Air Mengalir, Tetap Tinggal di Rumah, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan, Tidak Berjabat Tangan, dan Pakai Masker Bila Sakit atau Harus Berada di Tempat Umum. Poster-poster ini kemudian diupload melalui media sosial dengan melibatkan orang tua untuk reshare/repost baik di instagram, facebook, maupun whatsaap.

Dwi Ratna Fajar Rahayu, S.Pd. selaku guru kelas 5A MIN 1 Kulon Progo baru memulai kampanye ini Rabu (8/4/2020), mundur sehari dari jadwal yang ada dalam surat edaran yang menjadwalkan mulai Selasa (7/4/2020). Hal ini dimaksudkan agar siswa tidak terlalu terbebani dengan tugas yang diberikan guru. “Dalam memberikan tugas, kami sesuaikan dengan jadwal madrasah setiap harinya. Kami tidak ingin siswa dan orang tua sebagai pendamping belajar merasa terbebani dengan tugas yang diberikan guru,” ujarnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan siswa MIN 1 Kulon Progo bisa lebih memahami tentang apa itu Covid-19, bagaimana cara penularan, dan cara pencegahan penyebarannya di masyarakat,” imbuh Ratna.

Widodo, S.Pd.I. selaku Kepala MIN 1 Kulon Progo menyambut positif dengan adanya tugas ini. “Kita berharap para siswa MIN 1 Kulon Progo dapat lebih memahami tentang cara pencegahan penyebaran Covid-19 serta mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, karena sampai saat ini Covid-19 belum ditemukan obat dan vaksinnya,” kata Widodo. (rat/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *