Tingkatkan Imun, Pengawas PAI Ikuti Senam Bersama K3S Kapanewon Wates
Kulon Progo (Pokjawas) – Pengawas PAI Kankemenag Kulon Progo, Drs. Tukidi, M.S.I., mengikuti senam bersama yang dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kapanewon Wates yang dipandu oleh instruktur yang handal dan berpengalaman Surahmi, S.Pd. (Kepala Sekolah SD Negeri Pepen). Senam diawali dengan Poco-poco, senam Lansia Indonesia Sehat, serta ditutup Pendinginan yang dilaksanakan di Stadion Cangkring, Jum’at (12/3/2021).
Tukidi dalam sambutannya menyampaikan pesan agar selalu berusaha meningkatkan imun dan iman. “Di masa pandemi Covid-19 saat ini kita harus selalu meningkatkan kekebalan tubuh yang sangat dibutuhkan. Di samping meningkatkan imun, tidak kalah pentingnya meningkatkan iman kita kepada Allah SWT, seperti dengan ibadah tepat waktu, membaca Al Qur’an, berdo’a, dan bersedekah,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan Tukidi agar Kepala Sekolah mengingat guru-guru agama menguasai 4 aplikasi yang penting. “Mohon selalu mengingatkan guru-guru agama, saat ini diupayakan untuk menguasai 4 aplikasi setiap semester maupun pada tahun pelajaran, yang dimaksud adalah Dapodik, SIMPKB, EMIS, dan Siaga. Dapodik dan SIMPKB adalah aplikasi data guru milik Kemendikbud. Guru agama wajib aktif pada kedua aplikasi ini karena dia mengajar di sekolah umum atau sekolah milik Kemendikbud. Sedangkan EMIS dan SIAGA merupakan aplikasi data milik Kemenag. EMIS wajib diisi karena guru agama masuk dalam binaan Kemenag, sedangkan Siaga wajib diisi karena guru agama secara teknis dibina oleh Ditjen Pendidikan Islam (Pendis). Sedangkan SIAGA Pendis adalah aplikasi Validasi dan Verifikasi data Guru Agama dan Pengawas PAI. Aplikasi ini dibuat untuk memantau dan mempermudah kearsipan data, sehingga kinerja dapat terukur dan mudah dalam penyaluran tunjangan yang diberikan,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengawas Sekolah (Rusyanti, S.Pd.,M.Pd, beserta Kelik Kristianto, S.Pd.) dan Pengawas PAI (Drs. Tukidi, M.S.I) serta seluruh Kepala Sekolah/Madrasah se-Kapanewon Wates sebanyak 39 Sekolah baik negeri maupun swasta.
Sementara itu Pengawas Sekolah, Kelik Kristianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu olahraga senam ini untuk meningkatkan imun, agar hidup selalu sehat, terhindar dari Covid-19, sebagaimana dirinya ketika dirinya terkena Covid-19 memiliki pengalaman terlalu popular mengalami isolasi selama 1,5 bulan yang membatasi komunitas meskipun sekarang sudah dinyatakan negatif. “Masih takutkah dengan saya?” candanya.
Ada sebagian mengatakan siapa takut. Sehingga dirinya menyampaikan pesan yang sangat berharga agar selalu menjaga kesehatan di antaranya, memakai masker, cuci tangan pada air yang mengalir, serta menjaga jarak. “Rencana kemarin pada bulan Februari 2021 sudah akan dilaksanakan pembelajaran tatap muka, namun penyebaran Covid-19 malah semakin meningkat sehingga diundur lagi. Bahkan instansi di kantor maupun sekolah diberlakukan WFH dan WFO dalam rangka mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut. Harapannya meskipun kepala sekolah maupun guru tetap WFH dan WFO tetap memaksimalkan jam kerja dengan 37,5 jam per minggunya,” imbuh Kelik.
Sedangkan Ketua K3S Kapanewon Wates, Drs. Suranto Upoyo merasa senang dan semangat. Selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani, juga bertujuan untuk memupuk kebersamaan antara Pengawas Sekolah, Pengawas PAI, serta Kepala Sekolah/Madrasah. Sekaligus sebagai koordinasi seluruh kegiatan yang ada di sekolah berkaitan dengan informasi-informasi kedinasan. Selain itu juga untuk membiasakan diri hidup sehat. (tkd/abi).
Tetap sehat dan semangat
#LawanCovid-19
Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!