Buka Workshop, Kakan Wahib Jamil: RA Laksana Taman Surga

Buka Workshop, Kakan Wahib Jamil: RA Laksana Taman Surga

Kulon Progo (Kankemenag) – Raudhatul Athfal harus menjadi taman surga bagi anak didik. Untuk itu strategi pembelajaran bagi RA harus dibuat serba menyenangkan bagi anak. Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan pada Pembukaan Workshop Steam Losspart Peningkatan Kompetensi Guru RA yang berlangsung di Aula Menoreh kantor setempat, Kamis (17/3/2022) pagi.

“RA ibarat taman surga bagi anak-anak. Karena itu strategi pembelajarannya harus dibuat serba menyenangkan. Sehingga anak-anak akan selalu ceria dan bahagia,” ujarnya.

Buka Workshop, Kakan Wahib Jamil: RA Laksana Taman Surga

Selanjutnya Kakan Wahib Jamil juga berpesan kepada guru-guru RA agar nilai spiritualitas anak-anak dijadikan sebagai semangat. “Substansi dan esensi pembelajaran harus terus dikembangkan. Karena pendidikan di RA akan sangat menentukan pada jenjang berikutnya. Jadilah pendamping yang baik bagi anak-anak dalam mengejar cita-citanya,” imbuh Kakan.

Buka Workshop, Kakan Wahib Jamil: RA Laksana Taman Surga

“Kemudian tanamkan moderasi beragama agar anak mudah bergaul dalam hidup di masyarakat. Jangan berikan doktrin yang menyebabkan anak menjadi antipasti terhadap orang lain yang berbeda pemahaman. Indikatornya ada 4 yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan baik verbal maupun non verbal, serta adaptif terhadap budaya dan tradisi,” lanjut Jamil.

“Berikan layanan terbaik kepada anak didik dan wali. Jika kita melayani dari hati, akan sampai ke hati. Jika melayani karena sesuatu, maka akan diterima dengan setengah hati,” pesannya.

Buka Workshop, Kakan Wahib Jamil: RA Laksana Taman Surga

Kakan Wahib Jamil juga memohon maaf karena belum bisa memfasilitasi kegiatan IGRA. Yang terpenting membangun kebersamaan agar semua harapan bisa dicapai. Strategi pembelajaran bukan satu-satunya keberhasilan pada dunia pendidikan. Sehingga semua strategi pendidikan bisa ditempuh. Semua utk menambah wawasan.

Sementara itu Ketua PD IGRA Kulon Progo, Suprihatin, S.Pd.I. melaporkan bahwa kegiatan workshop tersebut diikuti oleh 45 peserta. Semua peserta berasal dari seluruh RA di Kulon Progo secara mandiri yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi bagi guru-guru. (abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *