Syawalan IKIP PGRI Wates, Kakan Wahib Jamil: Kampus Harus Mampu Tingkatkan Kualitas Beragama

Syawalan IKIP PGRI Wates, Kakan Wahib Jamil: Kampus Harus Mampu Tingkatkan Kualitas Beragama

Kulon Progo (Kankemenag) – Kampus sebagai kalangan akademik diharapkan mampu meningkatkan kualitas beragama. Peningkatan kualitas beragama dengan prinsip pada integrasi, interkoneksi, interdisiplin, serta multidisiplin. Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyampaikan hal itu dalam ceramahnya pada Syawalan yang digelar di Aula Kampus IKIP PGRI Wates, Selasa (10/5/2022) pagi.

“Kampus sebagai kalangan akademik diharapkan mampu meningkatkan kualitas beragama dengan prinsip pada integrasi, interkoneksi, interdisiplin, serta multidisiplin. Hal ini disebabkan monodisplin tidak mampu menjawab problematika umat dan masyarakat,” ujarnya.

“Hal itu karena saat ini ada 3 tantangan besar yang dihadapi oleh umat beragama di Indonesia termasuk di Kulon Progo. Ketiga tantangan tersebut yakni: Pertama, Berkembangnya cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrim), serta mengesampingkan martabat kemanusiaan. Yang Kedua, Berkembangnya klaim kebenaran subyektif dan pemaksaan kehendak atas fungsi agama serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik berpotensi memicu konflik. Ketiga, Berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai NKRI,” imbuh Kakan.

“Untuk itulah moderasi beragama menjadi sangat penting, dengan indikator adanya komitmen kebangsaan (aman NKRI), sikap toleransi, anti kekerasan baik verbal maupun nonverbal, dan menghormati budaya dan tradisi. Sehingga tidak dibenarkan membenturkan budaya dan tradisi, agama dan budaya, serta agama dan negara,” tutur Jamil.

“Islam diturunkan untuk menjaga keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan. Karena itu, marilah kita sebagai manusia beriman untuk kembali ke agama yang benar. Agama untuk memberikan inspirasi, sehingga akhlak menjadi lebih baik. Diutusnya Rasulullah Muhammad SAW adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Agama Islam diturunkan untuk kedamaian, ketenangan, dan ketentraman di dunia. Islam juga sebagai rahmat sekalian alam/Rahmatan Lil ‘Alamiin,” lanjutnya.

“Selanjutnya bahwa ajaran Islam mengajak untuk membangun tali persaudaraan di antara semua umat manusia. Tali persaudaraan yang kuat, didasari iman hebat akan menghasilkan output luar biasa,” pungkas Kakan. (abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *