MTs Negeri 3 Kulon Progo Peringati Nuzulul Qur’an Bertajuk Tingkatkan Cinta Al-Qur’an
Kulon Progo (MTsN3KP) – MTs Negeri 3 Kulon Progo menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dengan penuh khidmat pada Senin (17/03/2025) pagi, bertempat di mushola madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an serta menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Pengajian diikuti oleh siswa, guru dan tenaga kependidikan MTs Negeri 3 Kulon Progo.
Shalat Dhuha berjamaah yang dipimpin oleh Muhammad Fajar Rizky dari kelas 8C, menjadi pembuka sebelum acara pengajian dimulai. Kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang dipandu oleh Rafif (8C), dimulai dari surat An-Nas hingga Adh-Dhuha. Suasana khusyuk begitu terasa saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di mushola madrasah.
Acara dilanjutkan sambutan dari kepala madrasah, H. Munji Jakfar, S.Pd.I., M.Pd.I. Dalam sambutannya, Munji menyampaikan harapannya agar siswa semakin bertambah iman dan takwa serta lebih mencintai Al-Qur’an.
Pengajian inti diisi oleh Ustadz Ahmad Bremani Puranggara, S.Pd. tentang makna Nuzulul Qur’an. Dalam tausiyahnya, Ahmad menekankan pentingnya menghidupkan bulan Ramadhan dengan ibadah, terutama membaca Al-Qur’an. Nuzulul Qur’an adalah peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat Islam.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Bremani Puranggara, S.Pd., menyampaikan, “Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi juga pedoman hidup. Jika kita mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, niscaya hidup kita akan lebih terarah dan penuh keberkahan, “ terang Ahmad.
Ahmad juga menambahkan, “Ramadhan adalah momen terbaik untuk memperbaiki diri. Jadikan bulan ini sebagai kesempatan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, karena kelak Al-Qur’an akan menjadi saksi atas amal perbuatan kita, “ tutur Ahmad.
Dalam pengajian ini, disampaikan bahwa setiap muslim harus bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Selain itu, Surah Al-Fatihah yang terdiri dari 129 huruf memiliki keutamaan besar bagi siapa saja yang membacanya. Bulan Ramadhan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi diri, dengan harapan Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Kesadaran akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup juga perlu ditanamkan dalam diri setiap Muslim. Al-Qur’an dijanjikan akan memberikan syafaat di hari kiamat bagi mereka yang membaca dan mengamalkan isinya.
Beberapa siswa yang mengikuti acara ini merasa sangat terinspirasi. Salah satunya, Filma dari kelas 7B, mengungkapkan, “Saya merasa lebih termotivasi untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an setelah mendengar tausiyah Ustadz Ahmad. Semoga saya bisa menjadi lebih baik lagi dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, “ pinta Filma.
Sementara itu, Gita dari kelas 8C menyampaikan kesannya, “Acara ini benar-benar mengingatkan saya akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Saya ingin mencoba lebih rutin membaca dan menghafal ayat-ayatnya, “ ujar Gita.
Peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi momentum berharga bagi seluruh siswa untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya tetapi juga mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat Ramadhan, diharapkan seluruh peserta didik semakin istiqamah dalam beribadah dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi semua yang hadir. (msr/ftr/don)
Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!