Guru MI Muhammadiyah Selo Ikuti Bimtek ABK

Kulon Progo (MISEL) – Sebanyak 48 guru SD/MI negeri dan swasta mengikuti Bimtek Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari, Senin-Jum’at (4-8/8/2025) bertempat di Gedung Sadewa Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo.

Salah satu tujuan diadakannya bimtek adalah memberikan bekal kepada Guru Pendamping Khusus (GPK) di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo tentang Konsep Pembelajaran Inklusif. MI Muhammadiyah Selo merupakan salah satu sekolah inklusi. MI Muhammadiyah Selo menerima dan melayani siswa dengan berbagai kebutuhan. Termasuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK), tanpa memandang latar belakang siswa. Secara resmi MI Muhammadiyah Selo tercatat sebagai sekolah inklusi. Madrasahpun memiliki Guru Pendamping Khusus (GPK), Tri Dayanto, S.Pd. Ia merupakan alumni PAI LB UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Narasumber bimtek berasal dari pengawas dan guru ABK. Materi yang disampaikan sangat komplek, meliputi Perencanaan Pembelajaran, Deep Learning, Asesmen Pembelajaran, Konsep Pembelajaran Inklusif, Peran SLB, Strategin Pembelajaran, dan Adaptasi Kurikulum.

Tri Dayanto mengaku senang mendapat undangan bimtek. “Dengan mengikuti bimtek ini saya dapat memahami lebih dalam tentang konsep-konsep pembelajaran inklusi. Ilmu tersebut sangat bermanfaat bagi saya dalam menjalankan tugas sebagai GPK madrasah,” jelasnya. (hnk/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *