Penyuluh KUA Pengasih Kupas Ilmu Waris pada Pelita Madinahku Kankemenag Kulon Progo

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Ilmu waris merupakan bagian penting dalam ajaran Islam yang perlu terus diajarkan. Hal ini disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Damiri, S.Th.I., M.Ag., dalam kegiatan Progam Pelita Madinahku di Musola Kantor Kementerian Agama Kulon Progo, Kamis (31/7/2025) siang bakda dzuhur.
Dalam materinya, Damiri mengutip sabda Nabi Muhammad SAW:
“تعلّموا الفرائض وعلّموها فإنها نصف العلم، وهي تنسى، وهي أول شيء يُنزع من أمتي”__
(HR. Ibnu Majah)
Hadis ini menjadi peringatan bahwa ilmu waris adalah separuh dari ilmu yang diajarkan Islam, namun akan dilupakan umat. Bahkan, ilmu ini akan menjadi yang pertama diangkat dari muka bumi ketika umat menjauh dari syariat.

“Warisan bisa diperoleh karena hubungan pernikahan, hubungan darah seperti orang tua dan anak, serta status budak dalam konteks hukum klasik,” jelas Damiri.
Ia juga menyebutkan beberapa hal yang dapat menghalangi seseorang mendapatkan warisan, seperti membunuh pewaris untuk mengincar harta, perbedaan agama antara pewaris dan ahli waris, serta bila pewaris berstatus sebagai budak.
Selanjutnya, Damiri menekankan bahwa ilmu waris bukan hanya soal hitung-hitungan. “Ilmu ini adalah bagian dari keadilan yang ditegakkan Islam, dan menjadi amanah yang harus dijaga oleh setiap muslim,” pungkasnya. (muc/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!