Asah Wawasan dan Eratkan Kebersamaan Outing Class MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih

Kulon Progo (MA Muh Almanar) — MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih sukses menyelenggarakan kegiatan outing class yang digelar pada Kamis, (13/11/2025) pagi. Kegiatan pembelajaran luar kelas ini diikuti oleh seluruh peserta didik dengan penuh antusias dan didampingi oleh para guru serta pembina sekolah.
Outing class tahun ini mengusung konsep “Belajar Aktif, Kreatif, dan Kolaboratif di Luar Ruangan”, yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual sekaligus memperluas wawasan siswa. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan observasi, bekerja sama, memecahkan masalah, serta memperkuat karakter mandiri.
Kegiatan diawali dengan apel pemberangkatan di halaman sekolah, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan edukatif ke sejumlah titik pembelajaran sesuai materi yang telah dipersiapkan guru. Di lokasi, siswa melakukan pengamatan langsung, praktik sederhana, serta diskusi kelompok untuk menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata.
Perwakilan siswa kelas X, Ayu mengungkapkan pesan dan kesan pertamanya MA Muhammadiyah Al Manar mengadakan outing class. “Pengalaman outing class kemarin seru, asyik, menambah ilmu pengetahuan tentang sejarah kemuhammadiyahan yang telah disampaiakan, menambah ilmu-ilmu tentang sejarah kebudayaan dan masih banyak lagi. Saya ingin kegiatan outing class masih tetap berjalan sampai saya lulus dari sini,” ungkapnya penuh semangat.
Kepala madrasah Yusril Ahmad Al Fikri, S. Sos menyampaikan bahwa outing class memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara lebih fleksibel dan menyenangkan. “Alhamdulillah kegiatan Outing Class MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih berhasil berjalan dengan lancar tanpa suatu halangan apapun. Kegiatan outing class yang dilakukan ke beberapa destinasi yaitu Jelajah Napak Tilas Muhammadiyah di Kauman, Museum Sonobudoyo, Museum Pendidikan Indonesia di Kompleks UNY, dan terakhir Pantai Parangtritis ini memang dimaksudkan agar siswa siswa MA Muhammadiyah Al Manar merasa gembira untuk menjadi seorang pembelajar sepanjang hayatnya,” ujarnya.
“Mempelajari Jejak Langkah Awal Muhammadiyah, kemudian belajar budaya di Museum Sonobudoyo, diteruskan dengan mengenal dan mempelajari Arus Sejarah dunia pendidikan di Indonesia melalui Museum Pendidikan Indonesia, dan merefresh kembali semangat dengan menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis,” imbuhnya.
“Tentunya terimakasih yang teramat banyak kami sampaikan kepada orangtua dan wali siswa -siswi MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih yang hingga saat ini senantiasa mendukung langkah kami membersamai putra-putrinya belajar, terimakasih juga kami haturkan kepada Ibu/Bapak guru pendamping outing class yang telah mendampingi siswa siswi dengan penuh perhatian, terimakasih juga kepada biro perjalanan “Presidium Travel” yang telah membantu jalannya outing class, serta tentunya terimakasih banyak kepada siswa siswi MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih yang telah mengikuti outing class dengan penuh antusias dan semangat,”pesannya.
“Semoga kedepan kegiatan-kegiatan MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih dapat terus menggembirakan dan membantu siswa-siswi untuk terus berprogres menggapai masa depan yang indah” pungkasnya.
Para siswa mengaku senang dengan terselenggaranya kegiatan ini karena mendapatkan suasana baru dalam proses pembelajaran. Mereka merasakan bahwa belajar di luar kelas membuat materi lebih mudah dipahami dan memberikan pengalaman berharga.
Kegiatan outing class ditutup dengan refleksi dan evaluasi pembelajaran, di mana siswa membagikan pengalaman serta pengetahuan yang mereka dapatkan selama kegiatan berlangsung. MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih berharap program ini dapat terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. (ris/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!