Guru MI Muhammadiyah Garongan Siap Terapkan Panca Cinta

Kulon Progo (Mimuhga) – Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) digelar Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupaten Kulon Progo pada Rabu (12/11/2025). Workshop tersebut mengajak para guru untuk mentransformasi pendidikan dengan pendekatan penuh kasih. Workshop yang bertempat di RM. Iwak Kalen Salam Rindu ini diikuti secara antusias oleh perwakilan guru. Termasuk Ranti Safi’ah, M.Pd. dari MI Muhammadiyah Garongan (Mimuhga).

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan inisiatif terbaru dari Kementerian Agama RI yang bertujuan mentransformasi pendidikan madrasah. Fokusnya tidak lagi sekadar pada transfer ilmu pengetahuan. Tetapi pada penanaman nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian dalam seluruh aspek pembelajaran.

Pemateri dalam workshop ini adalah Pengawas Madrasah, Mulat Viriyanto, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan pilar utama KBC. Kegiatan ini dihadiri oleh guru-guru kelas 4 MI se-Kabupaten Kulon Progo.

Menurut pemaparan pemateri, KBC penting untuk membentuk karakter siswa yang utuh. “Inti dari kurikulum ini adalah integrasi Panca Cinta dalam setiap proses belajar-mengajar. Meliputi cinta Allah SWT dan Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri sendiri dan sesama manusia, serta tanah air,” ujarnya.

Guru Mimuhga, Ranti Safi’ah, M.Pd. mengungkapkan bahwa penerapan KBC mencakup empat pilar. Yakni intrakurikuler, ko-kurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya madrasah. Sebagai contoh, guru diajak untuk tidak lupa mengajak siswa belajar menghamba kepada Allah SWT. “Meminta dengan merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Hal ini perlu diajarkan kepada siswa sebagai jalan cinta kepada Allah SWT,” kata Ranti.

Selain itu forum KKG ini juga berfungsi sebagai sarana bagi guru untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Melalui diskusi ini tercipta perasaan sepenanggungan yang dapat memperkuat semangat dan kompetensi para guru ketika kembali mengajar di madrasah masing-masing. Termasuk di MI Muhammadiyah Garongan.

Dengan demikian implementasi Kurikulum Cinta diharapkan dapat membawa nuansa baru yang lebih humanis dan religius dalam dunia pendidikan dasar. (rat/sit/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *