Kepala MAN 2 Kulon Progo Ikuti Rakernas KKMA Plus Keterampilan Nasional 2025

Serpong (MAN2KP) – Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, M.Si., turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus KKMA Plus Keterampilan Tahun 2025 yang berlangsung mulai (11–13/11/2025) di Grand Hotel Serpong, Jakarta. Kehadiran tersebut merupakan bagian dari upaya MAN 2 Kulon Progo memperkuat perannya sebagai madrasah vokasi yang aktif dalam pengembangan pendidikan keterampilan tingkat nasional.
Kementerian Agama RI Dr.Nyayu Khodijah hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Mutu dan Tata Kelola Madrasah Keterampilan Menuju Satuan Pendidikan Siap Kerja.” Dalam pemaparannya, Nyayu menekankan bahwa madrasah keterampilan harus membangun budaya inovasi yang konsisten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
“Madrasah keterampilan harus menjadi ruang tumbuhnya inovasi. Tidak cukup hanya memiliki jurusan, tetapi harus memastikan pembelajaran berorientasi pada kompetensi, produksi, dan karakter kerja,” jelasnya.
Ia juga menekankan tiga pilar penting penguatan MA Keterampilan, yaitu:
- Teaching Factory (TEFA) sebagai budaya kerja,
- Kemitraan aktif dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI),
- Sertifikasi kompetensi bagi siswa sebagai indikator kelayakan kerja.
Pemaparan tersebut disambut antusias oleh peserta Rakernas yang terdiri atas kepala madrasah dan guru keterampilan seluruh Indonesia. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan TEFA, unit produksi, hingga strategi peningkatan daya saing lulusan.
Sebagai peserta Rakernas, H. Riza Faozi, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap forum nasional ini.
“Rakernas ini menjadi ruang penting bagi kami untuk menyamakan visi dan strategi dalam mengembangkan madrasah keterampilan. MAN 2 Kulon Progo berkomitmen terus memperkuat sinergi, berbagi praktik baik, dan berkontribusi dalam peningkatan mutu MA Plus Keterampilan di Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaannya membawa manfaat besar bagi pengembangan program keterampilan di MAN 2 Kulon Progo.
“Banyak gagasan baru yang dapat kami adaptasi, khususnya dalam penguatan Teaching Factory dan kolaborasi dengan dunia industri. Ini menjadi bekal berharga untuk memajukan program keterampilan di madrasah kami,” tambahnya.
Rakernas KKMA Plus Keterampilan 2025 diharapkan menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat tata kelola, mutu pembelajaran, dan arah pengembangan sekolah vokasi berbasis madrasah agar semakin adaptif menjawab tantangan dunia kerja dan dunia industri. (gia/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!