KKG PAI Kapanewon Temon Ikuti Pengajian Aparat

Kulon Progo (KKG PAI) – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kapanewon Temon turut serta dalam kegiatan Pengajian Rutin Aparatur tingkat kapanewon. Kegiatan ini bertempat di Kalurahan Janten, Temon, Kulon Progo, pada Jum’at (14/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Panewu Temon, Rusdi Suwarno, SIP., M.M., Kasubbag TU Kankemenag Kulon Progo, H. Saeful Hadi, S.Ag., M.Pd.I. sekaligus sebagai penceramah, dan Lurah Janten Muh. Muwasilurahman, S.Ag. Turut hadir pula para Lurah se-Kapanewon Temon, ASN, serta warga sekitar.

Lurah Janten, Muh. Muwasilurahman, S.Ag. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran penceramah dan seluruh hadirin. “Kami sampaikan terima kasih. Meskipun dalam suasana hujan semua masih bisa berangkat untuk mengikuti pengajian ini,” ucapnya.

Penceramah, H. Saeful Hadi, S.Ag., M.Pd.I. dalam tausiyahnya mengangkat tema Thalabul Ilmi atau mencari ilmu. “Carilah ilmu dari buaian sampai dengan liang lahat,” tegasnya.

“Siapa pun yang terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah akan mendapatkan keberuntungan di akhirat kelak. Oleh karena itu mari kita selalu bersyukur atas nikmat yang sering dianggap biasa. Siapa di antara kita yang merasa aman di rumah masing masing hari ini, merasa sehat dan enak badannya, dan di antara punya makanan hari ini. Maka wajib bagi kita untuk bersyukur atas segala nikmat tersebut,” tegas Saeful.

Lebih lanjut, Saeful berpesan agar jamaah meningkatkan ibadah. “Mari bersama-sama kita tingkatkan membaca Alqur’an. Karena akan memberikan manfaat dan syafaat. Dirikanlah shalat dan berinfaklah, baik terang-terang atau diam-diam,” jelasnya.

“Apa yang kita makan akan habis. Apa yang kita simpan belum tentu dinikmati. Tetapi apa yang kita infakkan akan dinikmati saat bertemu dengan Allah,” imbuh Kasubbag.

Ketua KKG PAI Temon, Basyorudin, S.Pd.I. menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan guru-guru PAI sangat sejalan dengan semangat yang diusung dalam pengajian. “Keikutsertaan kami, para guru PAI dalam pengajian rutin aparatur ini adalah wujud nyata dari semangat thalabul ilmi (mencari ilmu) yang tidak boleh berhenti. Persis seperti yang disampaikan H. Saeful Hadi,” ujar Basyorudin.

Ia menambahkan bahwa pengajian ini menjadi sarana penting untuk mengisi kembali kebutuhan rohani para pendidik. “Materi tentang peningkatan ketakwaan, pentingnya bersyukur, dan keutamaan infak sangat relevan bagi kami. Ini menjadi semacam recharge spiritual,” jelasnya.

“Harapannya ilmu dan pencerahan yang didapat bisa semakin memperkuat karakter Islami kami sebagai guru. Sehingga kami bisa menjadi teladan yang lebih baik lagi bagi peserta didik di sekolah masing-masing,” terangnya.

Partisipasi KKG PAI Kapanewon Temon dalam pengajian ini dinilai sangat bermanfaat. Keikutsertaan ini diharapkan dapat menciptakan guru PAI yang tidak hanya kompeten secara profesional. Tetapi juga terus memperkuat karakter Islami dan siap menjadi teladan yang baik bagi peserta didiknya. (nur/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *