KUA Panjatan Hadiri Rapat Optimalisasi Pengelolaan UPZ BAZNAS, Kuatkan Integritas dan Kepercayaan Umat

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Panjatan sukses menyelenggarakan Rapat Optimalisasi Pengelolaan UPZ Kapanewon Panjatan pada hari Selasa (16/12/2025) pagi.
Acara yang berlangsung di RM. Ingkung Merah, Tayuban ini, bertujuan untuk mengevaluasi dan merumuskan strategi terbaik dalam memaksimalkan potensi zakat di wilayah Panjatan, demi kesejahteraan umat.
Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan menunjukkan komitmen penuh terhadap pengelolaan zakat dengan mengirimkan perwakilan terbaiknya. Turut hadir dalam kegiatan penting ini, penyuluh agama Islam dari KUA Panjatan yakni Nofianti, S. Pd. Si., M.Pd. dan Fajar Munggih Nugrahini, S. Sos. Kehadiran mereka menegaskan peran KUA sebagai mitra strategis dan garda terdepan dalam penguatan kesadaran berzakat di masyarakat.
Dalam sesi sosialisasi dan pemaparan materi, H. Alfanuha Yushida, M.PMat. menyampaikan poin krusial yang menjadi landasan operasional setiap amil. Beliau menekankan bahwa dalam pengelolaan dana umat, yang terpenting adalah kepercayaan. Integritas dan transparansi menjadi kunci utama agar masyarakat (muzakki) yakin bahwa dana zakat mereka disalurkan dengan benar dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Alfanuha Yushida juga mengingatkan kembali mengenai prinsip dasar ibadah zakat. Ia menegaskan bahwa tujuan dari menunaikan kewajiban ini adalah untuk membersihkan harta, di mana harta yang dimiliki dan harus dizakati akan menjadi suci dan membawa keberkahan bagi yang menunaikannya.
Rapat optimalisasi ini juga menjadi momentum penting dengan adanya pembaruan dan pembentukan struktur kepengurusan UPZ Kapanewon Panjatan untuk periode selanjutnya. Pembaharuan kepengurusan ini diharapkan mampu membawa semangat baru dan inovasi dalam upaya pengumpulan dan pendistribusian zakat.
Komitmen KUA Panjatan semakin mendalam dengan keterlibatan personelnya dalam struktur kepengurusan baru. Nofianti,resmi masuk ke dalam jajaran pengurus UPZ Kapanewon Panjatan.
Sementara itu, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, secara ex-officio, juga didapuk menjadi penasihat dalam struktur kepengurusan tersebut, memberikan arahan strategis dan pengawasan syariah.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, Basid Rustami, S. Ag., menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap optimalisasi ini. Dalam pernyataan langsungnya, ia menyampaikan, “Partisipasi aktif KUA dalam kepengurusan UPZ adalah bukti sinergi kami. Kami berharap, dengan optimalisasi ini, UPZ Panjatan dapat bergerak lebih cepat, lebih transparan, dan menjangkau lebih banyak mustahik. Ini adalah tugas mulia kita untuk terus mengedukasi dan melayani umat dalam berzakat.”
Sementara itu, Fajar Munggih Nugrahini, menyoroti pentingnya edukasi bagi masyarakat. “Kami di KUA akan terus mendukung upaya UPZ melalui sosialisasi rutin kepada masyarakat. Zakat bukan hanya kewajiban, tapi sarana sosial-ekonomi untuk keadilan. Kami akan memastikan pesan bahwa uang harus dizakati untuk membersihkan harta ini tersampaikan dengan baik kepada seluruh warga Panjatan,” tegas Fajar.
Dengan terbentuknya struktur baru dan bekal pengetahuan mendalam mengenai pentingnya kepercayaan dan prinsip pembersihan harta melalui zakat, UPZ BAZNAS Kapanewon Panjatan diharapkan semakin profesional dan akuntabel. Optimalisasi pengelolaan ini menjadi modal besar untuk mencapai target pengumpulan zakat yang lebih tinggi, sehingga distribusi manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kulon Progo yang membutuhkan.(nof/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!