Perkuat Literasi Al-Qur’an, Penyuluh KUA Kalibawang Dampingi Santri TPA Al Falah Kalijeruk, Banjararum

Kulon Progo (KUA Kalibawang) — Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Kalibawang melaksanakan kegiatan pendampingan literasi Al-Qur’an di TPA Al Falah, Kalijeruk, Banjararum, pada Rabu, (17/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kemampuan baca Al-Qur’an bagi anak-anak sejak usia dini. Pendampingan dilakukan melalui pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan metode Iqra’ dan Al-Qur’an, pembenahan makhraj dan tajwid, serta penyampaian nilai-nilai dasar yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Penyuluh KUA juga memberikan motivasi kepada santri agar lebih semangat dalam belajar mengaji dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Ashar berjamaah yang diimami oleh Bandar Nurul Baehaqi, Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Kalibawang. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa sebelum belajar serta pembinaan oleh Akhiru Nurul Ummah selaku Penyuluh Agama Islam.
Selanjutnya, kegiatan TPA dilaksanakan dengan materi pembelajaran Al-Qur’an. Ambar Ria Lestari menyampaikan materi makharijul huruf secara klasikal kepada para santri. Usai penyampaian materi, para santri mendapatkan bimbingan lanjutan secara individual sesuai dengan kemampuan dan tahapan bacaan iqra’ masing-masing.
Akhiru Nurul umah menyampaikan bahwa pendampingan literasi Al-Qur’an menjadi bagian penting dari peran penyuluh agama di tengah masyarakat. “Kami berupaya hadir langsung mendampingi anak-anak agar memiliki dasar bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar sejak dini,” ujarnya.
Akhiru Nurul Ummah juga menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan dan pendekatan yang ramah anak. literasi Al-Qur’an merupakan pondasi utama pendidikan agama di lingkungan TPA. Kemampuan membaca dengan benar bukan hanya sekadar keterampilan teknik, tetapi juga sarana memahami ajaran dan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari
“Literasi Al-Qur’an tidak hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan,” imbuhnya.
Hal senada juga di sampiakan oleh Ambar Ria Lestari bahwa pembelajaran makharijul huruf menjadi fondasi utama dalam membaca Al-Qur’an.
“Dengan pengenalan makharijul huruf yang benar, anak-anak diharapkan mampu membaca Al-Qur’an dengan pelafalan yang tepat dan lebih percaya diri,” jelasnya.
Di temui di tempat terpisah Kepala KUA Kalibawang Ibnu Kafid, S.H.I berharap kegiatan pendampingan literasi Al-Qur’an yang dilakukan oleh Penyuluh KUA Kalibawang di TPA Al Falah Kalijeruk ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an para santri.
“Pendampingan ini tidak hanya bertujuan agar santri mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini sebagai landasan pembentukan akhlak mulia. Ia berharap sinergi antara KUA, penyuluh agama, pengelola TPA, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga TPA menjadi pusat pembinaan generasi Qur’ani di Kapanewon Kalibawang, “ungkapnya
Melalui kegiatan ini, KUA Kalibawang terus berkomitmen mendukung penguatan literasi Al-Qur’an di masyarakat sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang berkelanjutan dan inklusif. (akh/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!