Perkuat Sinergi, KUA Panjatan Jajaki Kerja Sama Pendidikan SDN Bojong Baru

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama Kapanewon Panjatan terus berupaya memperluas jangkauan layanan melalui penguatan koordinasi lintas sektoral. Kali ini, KUA Panjatan melakukan kunjungan koordinasi ke SDN Bojong Baru yang berlokasi di Padukuhan VII (Ngaran Lor), Bojong, Panjatan, Kulon Progo, guna mendiskusikan draf Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pembinaan keagamaan dan karakter siswa pada Jum’at (19/12/2025).

Hadir sebagai perwakilan dari KUA Panjatan, dua Penyuluh Agama Islam, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd. dan Fajar Munggih Nugrahini, S.Sos. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala Sekolah SDN Bojong Baru, Siti Fathiyah Sunati, S.Pd.SD., M.Pd. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus merumuskan poin-poin kerja sama strategis antara institusi keagamaan dan lembaga pendidikan dasar di wilayah Panjatan.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, Basid Rustami, S.Ag., dalam kesempatan terpisah menegaskan dukungannya terhadap inisiasi kerja sama ini. “KUA tidak hanya melayani urusan pernikahan, tetapi memiliki tanggung jawab moral untuk membentengi generasi muda sejak dini. Kerja sama dengan sekolah dasar adalah langkah preventif yang sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai moderasi dan akhlakul karimah,” ungkapnya.

Penyuluh Agama Islam, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran KUA di sekolah bertujuan untuk mengisi ruang-ruang materi yang mungkin belum tersampaikan secara mendalam di dalam kelas. “Kami hadir untuk menawarkan pendampingan, baik bagi orang tua melalui kegiatan parenting, maupun bagi siswa melalui materi motivasi belajar dan wawasan keagamaan yang inklusif,” jelas Nofianti di hadapan pihak sekolah.

Senada dengan hal tersebut, Fajar Munggih Nugrahini, S.Sos., menekankan pentingnya membekali anak-anak dengan pengetahuan terkait perlindungan diri di era digital. “Selain penguatan mental, kami berencana memberikan edukasi mengenai bahaya pergaulan bebas dan pengenalan kesehatan reproduksi dalam perspektif Islam, agar anak-anak memiliki filter yang kuat terhadap pengaruh negatif lingkungan,” tambah Fajar.

Kepala SDN Bojong Baru, Siti Fathiyah Sunati, S.Pd.SD., M.Pd., menyatakan antusiasme yang tinggi terhadap tawaran kerja sama ini. Ia menilai kehadiran para penyuluh agama akan memberikan warna baru dalam proses pembelajaran di sekolahnya. “Kami sangat menyambut baik rencana MoU ini. Sangat penting bagi siswa kami mendapatkan materi tambahan seperti gender, kesehatan reproduksi, dan motivasi yang disampaikan dengan pendekatan agama yang menyejukkan,” tuturnya.(nof/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *