Bangun Ketahanan Keluarga Lewat Komunikasi Positif, KUA Panjatan Jalin Kerjasama dengan RA Masyithah Gotakan

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Panjatan terus memperkuat sinergi lintas sektoral guna mengokohkan fondasi keluarga sakinah di tengah masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan RA Masyithah Gotakan yang bertempat di Dusun Gotakan, Panjatan, pada Selasa (13/1/2026) pagi.

Kegiatan ini dihadiri oleh tim Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, yakni Wisnu Murti, S.H.I., M.S.I., Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd., dan Fajar Munggih Nugraheni, S.Sos. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Sekolah RA Masyithah Gotakan, Supriyani, S.Pd., bersama jajaran tenaga pendidik lainnya. Suasana akrab menyelimuti pertemuan tersebut, di mana para siswa-siswi RA Masyithah Gotakan turut menyambut kehadiran para penyuluh dengan ceria dan penuh semangat.

Wisnu Murti dalam pemaparannya menyampaikan ,”Komunikasi positif di dalam rumah tangga bukan hanya tentang berbicara, tetapi tentang mendengar dengan empati dan memberikan respon yang membangun. Inilah pilar utama ketahanan keluarga,”.

Kepala RA Masyithah Gotakan, Ibu Supriyani, S.Pd., memberikan respon positif terhadap inisiasi kerja sama ini.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran bapak dan ibu dari KUA Panjatan. Melalui MOU ini, kami berharap program edukasi untuk wali murid mengenai keluarga sakinah dapat berjalan rutin, sehingga sinergi antara guru di sekolah dan orang tua di rumah semakin kuat demi tumbuh kembang anak,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala KUA Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif para penyuluhnya. “ Bahwa KUA harus hadir di tengah institusi pendidikan anak usia dini untuk memberikan pendampingan keluarga secara dini,” tuturnya.

Kegiatan ini sejalan dengan program strategis Kementerian Agama RI mengenai penguatan program Ketahanan Keluarga. Melalui kerja sama ini, KUA Panjatan berperan aktif dalam meminimalisir problematika keluarga serta mendukung target nasional dalam membangun generasi emas yang berangkat dari rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan religius.(win/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *