Bookshare MIN 3 Kulon Progo, Menghindari Riya

Kulon Progo (MIN3KP) – Riya secara bahasa berasal dari kata ru’yah yang berarti melihat. Sedangkan secara istilah, riya adalah perilaku memamerkan amal kebaikan atau ibadah dengan tujuan untuk dilihat, disanjung, dan mendapat pujian dari orang lain. Bukan semata-mata karena Allah SWT. Sifat ini dianggap penyakit hati dan masuk dalam kategori syirik kecil (ashghar) yang dapat menghapus pahala ibadah. Hal itu disampaikan guru MIN 3 Kulon Progo, Anisah, S.Pd.I. saat kegiatan Bookshare di madrasah setempat, Senin (26/1/2026) pagi.

“Riya secara bahasa berasal dari kata ru’yah yang berarti melihat. Sedangkan secara istilah, riya adalah perilaku memamerkan amal kebaikan atau ibadah. Tujuannya untuk dilihat, disanjung, dan mendapat pujian dari orang lain. Bukan semata-mata karena Allah SWT. Sifat ini dianggap penyakit hati dan masuk dalam kategori syirik kecil (ashghar) yang dapat menghapus pahala ibadah. Sifat ini dianggap penyakit hati dan masuk dalam kategori syirik kecil (ashghar) yang dapat menghapus pahala ibadah,” ucapnya.

“Riya merupakan upaya menonjolkan diri sebagai orang taat agar dihormati makhluk. Ia juga sering diistilahkan sebagai pencitraan dalam beribadah. Contoh dari Perbuatan riya yaitu bersedekah dengan nominal besar agar dipuji, memperlama sujud saat salat berjamaah, atau menceritakan amalan ibadah agar orang lain tahu,” lanjut Anisah.

“Dampak dari riya dapat menggugurkan pahala, membuat ibadah menjadi sia-sia, dan termasuk perbuatan tercela yang dilarang. Kemudian cara menghindari riya yaitu dengan mengikhlaskan niat semata-mata karena Allah, menyembunyikan ibadah sunnah sebagaimana menyembunyikan aib, dan menyadari bahwa pujian manusia tidak abadi,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan pegawai  MIN 3 kulon Progo. (sty/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *