Ekstrakurikuler Sesorah Bahasa Jawa, Wadah Pelestarian Budaya dan Pembentukan Karakter Siswa

Kulon Progo (MTsN2KP) – Upaya pelestarian budaya daerah dilakukan melalui ekstrakurikuler Sesorah Bahasa Jawa yang rutin diadakan di MTsN 2 Kulon Progo. Kegiatan ini menjadi sarana pengembangan kemampuan berbahasa. Sekaligus pembentukan karakter siswa dari berbagai jenjang yang memiliki minat pada bahasa dan budaya Jawa. Hal tersebut disampaikan pelatih, Indri Setianingrum saat kegiatan dilaksanakan di madrasah setempat, Selasa (27/1/2026) siang.

“Siswa belajar berbicara di depan umum menggunakan bahasa Jawa yang baik dan benar sesuai unggah-ungguh basa. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar sesorah, pemilihan tema, penguasaan kosakata krama, intonasi, ekspresi, hingga penampilan di depan audiens. Mereka juga berlatih tampil secara bergantian untuk meningkatkan kepercayaan diri,” ungkapnya.

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, melatih keberanian, serta menanamkan nilai sopan santun, etika, dan tata krama budaya Jawa. Siswa tidak hanya belajar berbicara. Tetapi juga memahami nilai-nilai luhur budaya kita,” ujar Pelatih.

Salah satu siswa kelas 8D, Aisyah mengungkapkan rasa senangnya. “Kami jadi lebih berani dan bangga bisa berbahasa Jawa dengan baik. Selain itu ekstrakurikuler ini juga menjadi persiapan siswa untuk mengikuti lomba tingkat madrasah hingga kabupaten dengan prestasi yang membuktikan dampak positif,” ungkap Aisyah.

Kepala Madrasah, Zainuri, S.Pd., M.S.I. menyampaikan harapannya. “Dengan adanya ekstrakurikuler ini madrasah berharap generasi muda tidak melupakan akar budayanya. Juga peduli pada kelestarian bahasa serta budaya Jawa agar dapat terus dijaga,” ungkap Kamad.(sha/elv/ttc/abi).

#KementerianSemuaAgama

#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *