KUA Nanggulan Lakukan Pendampingan Ngaji Al-Qur’an di Usia Senja

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Usia senja bukan hambatan untuk merengkuh keberkahan. Semangat inilah yang terpancar di Masjid Al-Furqon, Dusun Boto Wetan, saat puluhan lansia antusias mengikuti bimbingan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bersama Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Senin (19/1/2026) malam.
Dipandu oleh tim penyuluh yang terdiri dari Andri Kusmunanto, Rifqi Maulana, dan Riska Dewi Puspitasari, para peserta tampak sabar belajar mengeja huruf demi huruf hijaiyah. Penyuluh Humaidi Khair menekankan bahwa meski belajar Al-Qur’an tidak bisa instan, kunci utamanya adalah istiqamah.
”Tidak ada kata terlambat. Di usia senja ini, semangat bapak-ibu justru menjadi inspirasi. Yang terpenting adalah konsistensi agar kemampuan membaca tetap terjaga,” ujar Humaidi.
Program ini dirancang bukan sekadar untuk kemampuan teknis membaca, tetapi sebagai upaya agar para lansia tetap produktif secara spiritual. Riska Dewi Puspitasari menambahkan bahwa kedekatan dengan Al-Qur’an diharapkan mampu memberikan ketenangan batin bagi warga di masa tua mereka.

Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan ini. Menurutnya, pembinaan lansia adalah prioritas demi pemerataan akses pendidikan agama di masyarakat. “Kami ingin memastikan siapa pun, tanpa memandang usia, mendapatkan hak yang sama untuk belajar agama,” tegasnya.
Suasana haru menyelimuti kegiatan saat seorang peserta mengungkapkan rasa syukurnya. “Dulu saya hanya bisa mendengar, sekarang alhamdulillah sudah mulai bisa mengeja,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Melalui bimbingan ini, KUA Nanggulan berharap nilai-nilai Al-Qur’an terus menjadi pedoman hidup warga hingga akhir hayat. (col/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!