KUA Panjatan Bersama PKH: Perkuat Ketahanan Keluarga Sakinah dan Ekonomi Umat

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendampingan spiritual dan sosial kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan silaturahmi dan pendampingan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan di Dusun Kanoman III, Panjatan, Kulon Progo pada Rabu (21/01/2026) pagi.
Acara ini dihadiri oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I, Koordinator PKH Kapanewon Panjatan, Nur Asfatul Jannah, S.Pd., serta puluhan anggota KPM PKH wilayah setempat.
Dalam sesi pendampingan tersebut, Kartiwin menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun Keluarga Sakinah sebagai fondasi utama masyarakat yang harmonis. Ia menekankan bahwa kesejahteraan keluarga tidak hanya diukur dari sisi materi, tetapi juga dari kematangan spiritual dan komunikasi yang baik antaranggota keluarga.
Selain itu, dibahas pula mengenai Pemberdayaan Ekonomi Umat. KUA Panjatan mendorong para penerima manfaat untuk mulai mandiri secara ekonomi melalui potensi lokal yang ada, sejalan dengan semangat moderasi beragama dan kemandirian umat. Koordinator PKH Panjatan, Nur Asfatul Jannah, S.Pd., menyambut positif kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan rutin PKH ini.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran KUA Panjatan. Pendampingan ini memberikan warna baru bagi ibu-ibu KPM. Tidak hanya dibantu secara sosial, mereka juga mendapatkan bekal batiniah yang menguatkan mentalitas mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi,” ungkap Nur Asfatul.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari aktifnya sesi tanya jawab. Salah satu anggota KPM mengaku merasa lebih termotivasi. “Penjelasan tentang keluarga sakinah tadi sangat menyentuh. Kami jadi paham bahwa ekonomi dan agama harus jalan beriringan agar keluarga tetap tenang,” ujarnya.

Terpisah, Kepala KUA Panjatan, H. Basid Rustami, S. Ag, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, langkah ini adalah bentuk nyata transformasi layanan KUA yang tidak hanya mengurusi pernikahan, tetapi juga hadir dalam problematika sosial ekonomi masyarakat. “Kegiatan ini merupakan implementasi dari program prioritas Kementerian Agama RI, khususnya dalam hal revitalisasi KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang inklusif dan pemberdayaan ekonomi umat. Kami ingin KUA hadir sebagai solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para penerima manfaat PKH di Dusun Kanoman III dapat meningkat taraf hidupnya, baik secara spiritual melalui pemahaman keluarga sakinah, maupun secara finansial melalui program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. ( win/dpj )



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!