KUA Panjatan Perkuat Ketahanan Keluarga KPM PKH, Pendampingan Pusaka Sakinah

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan bimbingan masyarakat hingga ke tingkat dusun.

Pada Jumat (09/01/2026) siang, Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan bersinergi dengan Program Keluarga Harapan (PKH) menggelar pertemuan rutin bagi Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Dusun Gelaran 4, Desa Bugel, Kapanewon Panjatan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I, serta Koordinator PKH Kapanewon Panjatan, Yanu Agung Nugroho, S.H.

Dalam penyampaiannya, Kartiwin menekankan bahwa pondasi utama keluarga sakinah adalah komunikasi yang sehat di dalam rumah tangga. Ia menjelaskan bahwa cara berkomunikasi orang tua sangat menentukan karakter dan perkembangan mental anak-anak.

“Keluarga sakinah bukan sekadar keluarga tanpa masalah, melainkan keluarga yang mampu menyelesaikan tantangan melalui komunikasi positif dan pola asuh yang penuh kasih sayang. Pola asuh yang tepat adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang,” ujar Kartiwin di hadapan para anggota KPM.

Koordinator PKH Panjatan, Yanu Agung Nugroho, S.H., menyambut baik kehadiran pihak KUA dalam pendampingan ini. Menurutnya, bantuan materiil dari pemerintah harus dibarengi dengan penguatan mental dan spiritual.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran KUA Panjatan. Pendampingan ini sangat krusial karena KPM tidak hanya butuh dukungan ekonomi, tetapi juga bimbingan cara mengelola keluarga agar lebih harmonis. Sinergi ini diharapkan mampu merubah pola pikir (mindset) keluarga penerima manfaat menuju kemandirian,” tegas Yanu Agung.

Terpisah, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S. Ag, memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan di Dusun Gelaran 4 tersebut. Ia menyatakan bahwa KUA akan selalu siap hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi keagamaan yang aplikatif.

“Kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata implementasi program Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah) yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI. Program ini bertujuan untuk mentransformasi KUA agar tidak hanya melayani urusan administratif pernikahan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam konsultasi keluarga, bimbingan remaja, serta penguatan moderasi beragama di tingkat akar rumput,” ujarnya.

 

Dengan turun langsung ke kelompok masyarakat seperti KPM PKH, KUA Panjatan menjalankan fungsi edukasi untuk menekan angka perceraian dan mencegah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sejalan dengan visi Kemenag dalam menciptakan masyarakat yang religius, moderat, dan sejahtera.(win/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *