MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

Kulon Progo (MA Muh Almanar) — MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta yang diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan madrasah. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, (22/1/2026).

Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk memperkuat implementasi kurikulum yang menekankan nilai kasih sayang, empati, keteladanan, serta hubungan harmonis antara guru dan peserta didik. Kurikulum berbasis cinta dipandang sebagai fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermakna.

Kegiatan workshop menghadirkan Pengawas Madrasah, Kalimah, S.Ag., M.A., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Ia menegaskan bahwa pendidikan sejatinya adalah proses memanusiakan manusia. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang menghadirkan cinta dalam setiap interaksi pembelajaran.

“Saya mengapresiasi terhadap capaian-capaian besar MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih, baik prestasi lembaga dan prestasi-prestasi  siswa. Madrasah  berproses dengan baik sesuai standar. Kegiatan Workshop hari ini juga merupakan manifestasi dan ikhtiar bersama sebagai insan pembelajar dan selalu menjalankan regulasi dengan sebaik-baiknya, semoga Allah mudahkan dan sukses untuk semuanya,” ujar Kalimah dalam sesi pemaparan materi.

Workshop berlangsung dengan suasana dialogis dan reflektif. Para guru diajak untuk merefleksikan praktik pembelajaran yang selama ini dilakukan, kemudian mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam perencanaan pembelajaran, metode mengajar, hingga proses penilaian. Diskusi kelompok dan studi kasus turut mewarnai kegiatan, sehingga peserta dapat langsung mengaitkan konsep dengan realitas di kelas.

Kepala MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan visi madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan. Ia berharap seluruh guru mampu menjadi teladan dalam menanamkan nilai kasih sayang, kedisiplinan, serta tanggung jawab kepada peserta didik. “Alhamdulillah terlaksana kegiatan pagi-siang hari ini dengan baik dan lancar. Kegiatan ini merupakan kegiatan workshop dan sosialisasi serta pendampingan terkait dengan Kurikulum Berbasis Cinta dan Implementasi KMA nomer 1503 Tahun 2025 oleh Pengawas Madrasah, Bu Hj. Kalimah, S. Ag, M. A. Kegiatan ini sangat penting dilaksanakan untuk menyelaraskan arah gerak MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih dengan regulasi dan kurikulum yang berlaku” ungkapnya.

“Terima kasih kepada Bu Kalim atas pendampingan, tambahan wawasan, dan apresiasinya kepada kami. Terimakasih juga kepada Ibu/Bapak Guru MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih, semoga kedepan semakin solid dan semakin semangat untuk merealisasikan MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih menuju Madrasah Mubaligh yang Unggul dan Berkemajuan” imbuhnya.

Workshop Kurikulum Berbasis Cinta ini diharapkan menjadi titik tolak lahirnya praktik-praktik pembelajaran yang lebih humanis dan bermakna, sejalan dengan nilai-nilai Islam dan semangat Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (ris/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *