Menuju Keluarga Sakinah: KUA Wates Bekali 34 Calon Pengantin Melalui Bimwin

Kulon Progo (KUA Wates) — Kantor Urusan Agama (KUA) Wates menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi 34 calon pengantin, Kamis (29/1/2026) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian proses pranikah untuk membekali calon pasangan dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Kepala KUA Wates, Marjuki,S.H.I.,M.S.I.,yang sekaligus menjadi pemateri menyampaikan bahwa bimbingan perkawinan memiliki peran strategis dalam membentuk pondasi keluarga yang kuat.
“Bimbingan perkawinan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bekal penting bagi calon pengantin untuk memahami pilar-pilar keluarga sakinah, ilar-pilar rumah tangga sakinah tersebut adalah Zawaj (berpasangan), Mitsaqan ghalizhan (ikatan yang kokoh), mu’asyarah bil ma’ruf (berprilaku kepada pasangan dengan cara yang mulia) serta Musyawarah,” ujar Marjuki.
Ia menambahkan bahwa Bimwin merupakan bagian dari proses yang harus dilalui sebelum akad nikah sebagai bentuk ikhtiar negara dan Kementerian Agama dalam menyiapkan keluarga berkualitas. “Melalui bimbingan ini, kami berharap calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga matang secara mental, spiritual, dan sosial dalam membangun keluarga,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, KUA Wates juga melonching program “ Selimut Sutra” Semangatkan Kembali Masyarakat Untuk Sakinah Demi Keutuhan Rumah Tangga. Program tersebut merupakan pengembangan dari program Bimwin KUA Wates, agar program Bimwin dapat lebih bermanfaat sebagai bekal catin dalam mengarungi kehidupan.

Selain Kepala KUA, kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari internal KUA Wates, yakni Penghulu Muhammad Roif, S.Ag., M.S.I., dan Penyuluh Agama Islam Shofwati, S.Ag. Dalam materinya, Shofwati menekankan pentingnya peran keluarga dalam melahirkan generasi unggul. “Keluarga adalah madrasah pertama bagi anak. Dari keluarga yang harmonis dan berakhlak akan lahir generasi emas yang menjadi aset bangsa dan umat,” jelasnya.
Sementara itu, Muhammad Roif menyampaikan pentingnya kesiapan pasangan dalam membangun pernikahan yang kokoh. “Pernikahan harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Dengan bekal ilmu dan pemahaman yang baik, pasangan akan lebih siap menghadapi tantangan rumah tangga dan mewujudkan keluarga sakinah yang berkelanjutan,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, KUA Wates berharap para calon pengantin mampu memahami materi yang diterima kemudian diaplikasikan dalam kehidupan setelah pernikahan. (rar/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!