Mustafid Enukhad Ikuti Rapat MGMP Fikih Jenjang Madrasah Aliyah DIY

Sleman (MAN 1 KP) — Mustafid Enukhad, S.Ag., M.Si., guru mata pelajaran Fikih MAN 1 Kulon Progo, mengikuti Rapat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fikih–Ushul Fikih Madrasah Aliyah (MA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan di MAN 3 Sleman, Rabu (28/1/2026).
Rapat MGMP tersebut membahas dua agenda utama, yaitu penyusunan rencana kerja MGMP Fikih–Ushul Fikih MA DIY serta pemetaan Panca Cinta pada mata pelajaran Fikih dalam Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan ini diikuti oleh para guru Fikih dan Ushul Fikih dari berbagai MA se-DIY sebagai wadah koordinasi, peningkatan kompetensi, dan penyelarasan program pembelajaran.
Dalam rapat tersebut, para peserta berdiskusi secara aktif mengenai arah dan program kerja MGMP ke depan agar selaras dengan kebijakan pendidikan madrasah serta kebutuhan pembelajaran peserta didik. Selain itu, pembahasan pemetaan Panca Cinta—yang meliputi cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan—menjadi fokus penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam pembelajaran Fikih.
Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan guru MAN 1 Kulon Progo dalam kegiatan MGMP tersebut.
“Partisipasi aktif guru dalam MGMP sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui forum ini, guru dapat menyamakan persepsi, memperkaya wawasan, serta menguatkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemetaan Panca Cinta dalam mata pelajaran Fikih sejalan dengan upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter peserta didik secara holistik.
“Pembelajaran Fikih tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap, akhlak, dan kepedulian sosial peserta didik,” tambahnya.
Sementara itu, Mustafid Enukhad menyampaikan bahwa kegiatan MGMP ini memberikan banyak manfaat bagi guru.
“Melalui MGMP, guru dapat saling berbagi praktik baik dan strategi pembelajaran sehingga penerapan Kurikulum Berbasis Cinta pada mata pelajaran Fikih dapat berjalan lebih efektif dan bermakna,” tuturnya.
Ia berharap hasil rapat MGMP tersebut dapat diimplementasikan secara optimal di MAN 1 Kulon Progo serta madrasah lainnya, sehingga mampu mendukung terwujudnya madrasah yang unggul, humanis, dan berkarakter. (mar/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!