Optimalkan Peran Pembimbing Umat, KUA Pengasih Bekali Kaum Rois Makna Bulan Mulia

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih senantiasa berkomitmen meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan masyarakat melalui pembinaan rutin para tokoh agama.

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Musodiqin, S.Sos, sebagai narasumber utama dalam pertemuan rutin Kaum Rois yang digelar di kediaman Suwarna Utama (Kamituwo), Klegen RT 12, pada Ahad Pon (11/01/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sendangsari Suhardi dan Pamong Kalurahan setempat.

Langkah proaktif KUA Pengasih ini bertujuan agar para Kaum Rois, sebagai garda terdepan di masyarakat, memiliki bekal keilmuan yang mumpuni dalam membimbing warga di wilayah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Musodiqin, S.Sos. memberikan tausiyah mendalam dengan membedah Surat At-Taubah ayat 36. Ia menekankan pentingnya memahami ketetapan Allah SWT mengenai siklus waktu dan keutamaan bulan-bulan yang disucikan (Asyhurul Hurum).
“KUA Pengasih ingin memastikan bahwa pesan-pesan kemuliaan bulan haram ini sampai ke akar rumput. Melalui ayat ini, kita diajarkan untuk menjaga kehormatan diri dan lingkungan dengan meningkatkan amal ibadah serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan, karena di bulan-bulan mulia ini, setiap amal memiliki bobot yang istimewa,” papar Musodiqin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan KUA Pengasih dalam mengawal kerukunan dan spiritualitas warga. Pihak KUA menegaskan bahwa sinergi antara penyuluh agama dan Kaum Rois adalah kunci suksesnya pembangunan mental keagamaan di tingkat desa.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I, M.S.I, dalam pernyataan resminya, menyampaikan: “Kami memposisikan KUA bukan sekadar kantor administrasi, tetapi sebagai pusat edukasi dan konsultasi agama. Kehadiran penyuluh kami di tengah-tengah Kaum Rois Klegen adalah bentuk pengabdian langsung untuk memastikan literasi keagamaan masyarakat terus meningkat, terutama dalam memahami momen-momen sakral dalam kalender Islam,” ujarnya.

Pertemuan  ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara penyuluh KUA dengan para peserta, guna menyelaraskan program-program keagamaan di wilayah Klegen ke depannya.(lua/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *