Penyuluh KUA Wates Dekatkan Al-Qur’an kepada Siswa SD Muhammadiyah Kedunggong

Kulon Progo (KUA Wates) – Penyuluh Agama Islam KUA Wates melaksanakan kegiatan pendampingan pembelajaran Al-Qur’an kepada siswa SD Muhammadiyah Kedunggong Wates, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan Al-Qur’an kepada peserta didik sejak usia dini melalui metode belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Pendampingan dilakukan dengan pendekatan edukatif dan interaktif, sehingga anak-anak dapat belajar membaca Al-Qur’an tanpa merasa tertekan. Metode yang digunakan dikemas dalam suasana ceria, komunikatif, dan sesuai dengan karakter peserta didik tingkat sekolah dasar.

Kepala KUA Wates, Marjuki, S.H.I., M.S.I., mengapresiasi peran aktif para penyuluh agama Islam dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan kepada siswa sekolah dasar merupakan langkah strategis dalam membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.

“Kami sangat mengapresiasi peran penyuluh agama Islam KUA Wates yang terus hadir di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini sangat positif karena mendekatkan Al-Qur’an kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan,” ujar Marjuki.

Ia menambahkan bahwa pembiasaan membaca Al-Qur’an sejak usia dini akan memberikan dampak jangka panjang terhadap pembentukan karakter religius anak.

“Anak-anak yang dikenalkan Al-Qur’an sejak dini akan tumbuh dengan nilai-nilai keislaman yang kuat. Ini merupakan bagian dari investasi moral dan spiritual generasi masa depan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu penyuluh agama Islam yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Hj. Shofwati, S.Ag., menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan wujud kepedulian penyuluh dalam mengenalkan dan membiasakan anak-anak untuk membaca Al-Qur’an secara rutin.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak sekaligus membiasakan mereka untuk membaca dengan rasa senang dan tidak terbebani,” jelas Shofwati.

Ia menegaskan bahwa pembelajaran Al-Qur’an harus disesuaikan dengan dunia anak, sehingga materi dapat diterima dengan baik.

“Jika metode pembelajaran dibuat menyenangkan, anak-anak akan lebih mudah menerima dan mencintai Al-Qur’an. Harapannya, kebiasaan ini bisa terus berlanjut di rumah dan lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan oleh Shofwati, S.Ag. bersama tim penyuluh agama Islam KUA Wates, sebagai bagian dari komitmen penyuluh dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani di wilayah Wates. (rar/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *