Peringati HAB ke-80 Kemenag, MTsN 4 Kulon Progo Laksanakan Upacara

Kulon Progo (MTsN4KP) – Upacara berlangsung dengan khidmat di halaman unit 1 MTsN 4 Kulon Progo, Sabtu (3/1/2026). Upacara digelar untuk memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama. Upacara ini diikuti oleh seluruh warga madrasah.
Para siswa telah berbaris rapi di halaman madrasah. Para guru turut membantu mengarahkan siswa agar menempati barisan dengan tertib. Para petugas juga bergegas menempatkan diri. Pada peringatan HAB ke-80 ini, Dewan Kerja Penggalang (DKP) dipercaya untuk menjadi petugas upacara. Setelah seluruh peserta siap, upacara pun dimulai.
Diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dengan iringan lagu Indonesia Raya oleh paduan suara. Setelahnya dilanjutkan oleh pembacaan teks Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

Kepala MTsN 4 Kulon Progo Asnah Al Amien, S.Ag., M.S.I. menyampaikan amanat Menteri Agama Republik Indonesia. Dalam amanatnya, Menteri Agama membahas mengenai Baitul Hikmah di abad pertengahan sebagai pusat intelektual global. “Baitul Hikmah bukan sekadar perpustakaan. Tetapi pusat riset dan penerjemahan raksasa yang menjawab persoalan kehidupan melalui ilmu pengetahuan. Di sanalah nilai-nilai agama berpadu dengan rasionalitas untuk memajukan peradaban manusia. Semangat inilah yang perlu kita hidupkan kembali hari ini,” ujar Menag.
Selanjutnya Menag menyoroti tantangan besar yang dihadapi umat manusia saat ini. Yaitu perkembangan Artificial Intelligence (AI) di tengah era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Menurutnya, perubahan yang berlangsung cepat, sulit diprediksi, dan penuh ketidakpastian menuntut kesiapan semua pihak, termasuk aparatur Kemenag. “Di era ini, kita tidak boleh sekadar menjadi penonton. Kita harus memiliki kedaulatan AI,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menag menekankan bahwa ASN Kemenag memiliki peran strategis dalam mengisi ruang-ruang digital dan teknologi dengan konten keagamaan yang otoritatif, valid, moderat, sejuk, dan mencerahkan. Hal ini penting agar perkembangan AI tidak hampa dari nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.
“Algoritma masa depan harus kita kawal agar menjadi alat pemersatu dan penguat kerukunan, bukan justru menjadi pemicu disinformasi dan perpecahan,” lanjutnya.
Menag juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk menyatukan tekad sesuai tema HAB ke-80, Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju. Dengan fondasi kokoh, semangat pengabdian berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika Menag optimistis bangsa Indonesia bisa melangkah menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.
Upacara diakhiri dengan pembacaan doa dan beberapa pengumuman. Seluruh siswa mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh hormat. Melalui upacara ini para siswa diharapkan menjadi lebih disiplin dan semangat untuk menempuh ilmu. (tik/siw/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!