Safari Jum’at, KUA Nanggulan Ingatkan Jamaah Agar Tidak Merasa Paling Hebat

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – KUA Nanggulan melaksanakan kegiatan Safari Jum’at di Masjid Al-Iman Soronanggan, Kalurahan Jatisarono, pada Jumat (9/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala KUA Nanggulan, para penyuluh agama Islam, serta staf KUA Nanggulan sebagai bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan penguatan ukhuwah dengan masyarakat.

Safari Jum’at diawali dengan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat setempat. Bertindak sebagai khatib, Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan Achmad Hanif, S.Ag., M.S.I., menyampaikan khutbah dengan tema larangan merasa diri paling hebat dan pentingnya sikap rendah hati (tawadhu’) dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Dalam khutbahnya, Achmad Hanif mengingatkan bahwa sikap merasa paling benar, paling alim, atau paling suci merupakan penyakit hati yang dapat merusak amal dan memutus ukhuwah. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. An-Najm ayat 32 yang menegaskan, “Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang siapa yang bertakwa.” Ayat ini menjadi peringatan agar setiap muslim tidak terjebak pada kesombongan spiritual.

Selain itu, ia juga menyampaikan hadis Nabi Muhammad SAW, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar biji sawi” (HR. Muslim). Menurutnya, kesombongan sering kali muncul secara halus, merasa paling berjasa, paling benar, atau meremehkan orang lain, padahal semua manusia sama-sama membutuhkan rahmat Allah SWT.

Achmad Hanif menegaskan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah bukan ditentukan oleh jabatan, ilmu, maupun penampilan lahiriah, melainkan oleh ketakwaan dan keikhlasan hati. “Orang yang benar-benar dekat dengan Allah justru semakin merasa kecil, rendah hati, dan penuh kasih kepada sesama,” pesannya di hadapan jamaah.

Salah satu jamaah Masjid Al-Iman, Shodiq, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran KUA Nanggulan. Ia menilai Safari Jum’at ini memberikan manfaat besar bagi jamaah. “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bimbingan dari KUA Nanggulan, khususnya para penyuluh agama yang selama ini terus mendampingi kami sehingga semakin terdorong untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Safari Jum’at ini, KUA Nanggulan berharap pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan dapat terus menguatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta menjaga kerukunan umat di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. (col/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *