Sinergi KUA Panjatan dan PKH: Edukasi Keluarga Sakinah hingga Cegah Eksploitasi Anak
Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan keluarga melalui kegiatan lintas sektor. Bertempat di Dusun Bugel VII, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, telah dilaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Pertemuan Kelompok Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) pada Rabu(14/01/2026) pagi.
Acara yang berlangsung dihadiri oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I., Koordinator PKH Kapanewon Panjatan, Yanu Agung Nugroho, S.H., serta puluhan anggota Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang hadir dengan penuh antusias.
Dalam sesi materi, Koordinator PKH, Yanu Agung Nugroho, S.H., memberikan penekanan khusus mengenai bahaya eksploitasi pada anak. Ia mengingatkan para orang tua agar senantiasa melindungi hak-hak anak dan tidak membiarkan anak terjerumus dalam pekerjaan atau situasi yang merugikan tumbuh kembang mereka.
Sementara itu, Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I., selaku Penyuluh Agama Islam, membekali peserta dengan materi Keluarga Sakinah dan Manajemen Keuangan Keluarga. Ia menekankan bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak hanya berlandaskan aspek spiritual, tetapi juga kecakapan dalam mengelola ekonomi keluarga agar tetap stabil dan berkah.
Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kolaborasi ini. Menurutnya, pertemuan P2K2 merupakan sarana strategis untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan sosial secara langsung kepada masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan program unggulan Kementerian Agama RI, yaitu program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) serta Bimbingan Perkawinan (Binwin). Melalui sinergi ini, KUA tidak hanya berfungsi sebagai tempat pencatatan nikah, tetapi juga sebagai pusat layanan edukasi yang terjun langsung ke dusun-dusun untuk mewujudkan ketahanan keluarga nasional.
Pesan yang disampaikan dalam pertemuan ini diharapkan mampu menciptakan keluarga yang mandiri secara ekonomi, harmonis secara batiniah, dan mampu menjadi pelindung utama bagi anak-anak dari segala bentuk eksploitasi.(win/dpj)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!