Tampil Beda, KKG PAI Temon Luncurkan Website Mandiri Pertama di Kulon Progo

Kulon Progo (KKG PAI Temon) – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Sekolah Dasar Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo dengan bangga mengumumkan perilisan website baru. Lahirnya website komunitas guru tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman interaktif yang lebih baik kepada para anggota dan masyarakat dalam mendukung pendidikan agama Islam di Kapanewon Temon.

Website yang baru ini dirancang dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas informasi, memperkuat komunikasi, dan menyediakan sumber daya yang berguna bagi guru-guru dan pihak terkait dalam memajukan pendidikan agama Islam di daerah ini. Website ini dirilis di SDN Trukan, Kapanewon Temon pada Kamis (7/1/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut Pengawas PAI Kulon Progo, Drs.Tukidi, M.S.I., Ketua KKKS SD Temon, Nurul Utami, S.Pd.,M.Pd., Kepala Sekolah SDN Trukan, Kemin, S.Pd. dan seluruh Guru Agama Islam SD se-Kapanewon Temon.

Pengawas PAI Kankemenag Kulon Progo, Drs. Tukidi, M.S.I. mengapresiasi KKG PAI Temon sukses menjadi satu-satunya di Kabupaten Kulon Progo yang saat ini telah memiliki dan mengelola website resmi secara mandiri.
Tukidi menekankan pentingnya konsistensi dalam pengelolaan platform digital tersebut. Ia mendorong para guru untuk aktif mengakses website tersebut secara berkala.

Lebih lanjut, Tukidi memberikan masukan teknis agar keberadaan website ini semakin optimal. Ia menyarankan agar notifikasi atau informasi terbaru selalu dimunculkan pada layar utama (first screen) supaya mudah ditangkap oleh pembaca. Hal ini dinilai vital untuk memperluas jangkauan informasi. “Supaya banyak orang, termasuk guru di tempat yang lain dapat mengakses website ini,” ujar Tukidi.

“Dengan adanya website ini, diharapkan KKG PAI Temon dapat menjadi percontohan bagi yang lain di Kulon Progo dalam hal digitalisasi dan penyebaran informasi Pendidikan,” imbuh Tukidi.

Ketua KKKS SD Kapanewon Temon, Nurul Utami memberikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas peluncuran website resmi tersebut. Nurul Utami menilai langkah digitalisasi ini sangat strategis. Menurutnya, keberadaan website resmi ini akan membawa dampak positif bagi para pendidik. Khususnya dalam hal distribusi informasi. “Dengan adanya website ini dapat mempermudah Guru Agama Islam dalam mengakses informasi terbaru,” ungkapnya.

Ketua KKG PAI Temon, Nur Muhamad menegaskan komitmen organisasi dalam merespons perkembangan teknologi. Menurutnya, di era digital yang terus berkembang saat ini kehadiran website resmi KKG PAI Temon merupakan langkah strategis sebagai sarana yang efektif untuk berbagi informasi, berita, serta artikel terkait perkembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). “Melalui website ini, anggota KKG PAI Temon dapat dengan mudah mengakses berita terkini, artikel pendidikan, hingga informasi program kerja yang kami selenggarakan,” ujar Nur Muhamad.

Tak hanya sekadar berita, website ini dirancang sebagai pusat sumber daya (resource center). Di dalamnya tersedia berbagai modul ajar, dokumen kurikulum, hingga galeri foto kegiatan. Fitur informasi kontak juga disematkan untuk memperkuat jalinan komunikasi antara anggota KKG dengan masyarakat luas.

Nur Muhamad menambahkan, website ini didesain secara responsif dan user-friendly. Hal ini untuk memastikan pengguna merasa nyaman dan mudah saat menjelajahi konten. “Fokus kami adalah menghadirkan konten berkualitas. Mulai dari update kurikulum, pelatihan guru, hingga inovasi pendidikan di lingkup Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Tujuannya adalah memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat yang peduli pada pendidikan agama Islam,” jelasnya.

“Kami membuka pintu seluas-luasnya dan mengundang anda untuk turut serta menjelajahi setiap sudut website baru KKG PAI Kapanewon Temon. Kehadiran platform ini bukan sekadar digitalisasi semata. Melainkan wujud nyata dari semangat kami untuk terus menebar nilai-nilai kebaikan. Selaras dengan jargon kebanggaan kami, ASIK. Website ini didedikasikan untuk membentuk ekosistem pendidikan yang Agamis dalam landasan spiritual, Santun dalam penyampaian budi pekerti, Inspiratif melalui berbagi karya inovatif, serta Komunikatif dalam menjalin silaturahmi antar-pendidik. Mari jadikan wadah ini sebagai ruang kolaborasi yang hangat demi mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia,” pungkasnya. (nur/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *