Berbenah Diri Menyambut Bulan Ramadhan, Pengajian Aparat KUA Sentolo
Kulon Progo (KUA Sentolo)- Bulan ramadhan sebentar lagi datang, berbagai persiapan dilakukan untuk untuk menyambut bulan mulai dan penuh berkah tersebut. Disamping persiapan yang bersifat jasmaniah, pun demikian persiapan yang bersifat batiniah. Keduanya perlu dipesiapkan agar ibadah puasanya menjadi lebih bermakna dan berkualitas.
Bekal menyambut bulan ramadhan tahun 2026 tersebut disampaikan oleh Kiai. Ma’ruf Masduqi selaku pembicara dalam pengajian aparat yang diselenggarakan KUA Sentolo bersama Forkompimkap Sentolo pada Kamis, (05/02/2026)pagi di Balai Kalurahan Kaliagung, Sentolo.
Dalam pernyataannya, Kepala KUA Sentolo, Widan Isa Anshory menyampaikan bahwa KUA Sentolo berkomitmen mengawal keberlangsungan terlaksananya pengajian aparat ini sebagai upaya membangun bangsa dari sisi ruhaniah .
“Dengan terbangunnya sisi ruhaniah diharapkan akan berdampak pada sisi jasmaniah, sehingga membawa dampak pada etos kerja yang semakin meningkat dan berkualitas” ungkap Wildan.
Hal senada disampaikan oleh Panewu Sentolo, Armawati, pengajian aparat merupakan wujud sinergitas antar lembaga se Kapanewon Sentolo. “Pengajian aparat ini merupakan wujud sinergitas dan kebersamaan antar lembaga di wilayah Sentolo. Diharapkan setelah mengikuti pengajian ini menjadi punya energi baru, semangat baru dalam bekerja dan berkarya” ungkapnya.
Dalam mauidzhoh hasanahnya, Kiai Ma’ruf Masduqi yang juga pengasuh Pondok Pesantren Nanggulan ini menyampaikan tentang perlunya manusia untuk terus belajar dan berbenah menjadi lebih baik. Lebih lanjut Kiai Ma’ruf menyampaikan bahwa orang yang berbuat baik akan mendapat jaminan surga, pun demikian bahwa orang yang berbuat dosa juga akan mendapat balasan yang setimpal.
Selain itu ia menjelaskan kiat menjadi orang baik, agar ditempatkan ditempat yang baik yaitu surga. Yang pertama adalah menahan diri dari berbuat buruk. Yang kedua adalah berbuat baik kepada orang yang tidak berbuat baik kepada kita dan yang ketiga adalah tidak mengingat-ingat keburukan orang lain.
“setiap perbuatan baik pasti akan dibalas dengan pahala oleh Allah, sekecil apapun perbuatan baik yang kita lakukan. Oleh karena itu janganlah berputus asa untuk selalu berbuat kebaikan, sekecil apapun” ungkap Ma’ruf.
Pengajian yang dikuti sebanyak 250an peserta tersebut, selain dari Forkompimkap, juga diikuti oleh segenap guru dan kepala sekolah di lingkungan Kapanewon Sentolo. (skd/dpj)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!