Bersama Lintas Sektoral, Kankemenag Dukung Progam Korve Kulon Progo Asri 

Kulon Progo (Kankemenag KP) — Semangat kolaborasi lintas sektoral mewarnai kegiatan aksi bersih-bersih (korve) bertajuk “Kulon Progo ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)” yang dilaksanakan pada Jumat (20/02/2026) di lingkungan Pasar Wates, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan ruang publik yang nyaman, sehat, dan tertib bagi masyarakat.

Aksi korve tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kulon Progo, Dr. H. Agung Setyawan,M.Sc, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, H. M. Wahib Jamil,M.Pd serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) setempat. Turut ambil bagian unsur TNI-Polri, ASN, penyuluh agama, serta  pengelola pasar.

Acara diawali dengan apel bersama di halaman Kelurahan Wates sebelum terjun langsung ke lokasi Pasar, peserta tampak bahu-membahu membersihkan area los dan pelataran pasar, saluran drainase, serta menata kembali sejumlah titik yang memerlukan penataan lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga menjadi momentum penguatan budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa gerakan “Kulon Progo ASRI” merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membangun karakter masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.

“Kebersihan bukan hanya soal estetika, tetapi mencerminkan peradaban dan kedisiplinan kita sebagai masyarakat. Pasar adalah pusat aktivitas ekonomi rakyat. Jika lingkungannya aman, sehat, resik, dan indah, maka perputaran ekonomi pun akan berlangsung dengan nyaman dan bermartabat,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Pemerintah, instansi vertikal, aparat keamanan, dan masyarakat harus berjalan beriringan dalam menciptakan ruang publik yang tertata dan berkelanjutan.

“Gerakan ini bukan seremonial semata, melainkan langkah konsisten membangun budaya hidup bersih sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Kulon Progo yang lebih maju dan berdaya saing,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, H. M. Wahib Jamil, menekankan bahwa kebersihan memiliki dimensi spiritual yang kuat dalam ajaran agama.

“Kebersihan adalah bagian dari nilai-nilai keimanan. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa merawat kebersihan merupakan tanggung jawab moral dan spiritual,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama kita. Semoga kegiatan ‘Kulon Progo ASRI’ dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya aksi bersih-bersih lintas sektoral ini, diharapkan lingkungan Pasar Wates semakin tertata, sehat, dan nyaman, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya dan identitas masyarakat Kulon Progo. (dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *