Cetak Penulis Muda, Enam Siswa Mansaku Ikuti Pendampingan Buku Solo

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Enam siswa MAN 1 Kulon Progo (Mansaku) mengikuti kegiatan pendampingan penulisan Buku Solo yang dilaksanakan secara luring (tatap muka) di ruang perpustakaan madrasah pada Rabu (11/2/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menumbuhkan budaya literasi serta mendorong lahirnya karya tulis orisinal dari peserta didik.

Adapun siswa yang mengikuti pendampingan tersebut yakni Ardyarti Latif Utami, Catherina Raina Gadis, Ika Syahrani, dan Marsya Fatikha Royana dari kelas XI-E, Apta Voleta Aileennisa kelas XI-A, serta Jeni Ika Nurrohmah kelas XI-F. Keenamnya mendapatkan bimbingan intensif dalam menyusun dan mengembangkan naskah buku karya masing-masing.

Pendampingan dilakukan secara terstruktur, mulai dari penguatan ide dan konsep, teknik penulisan, pengembangan alur, hingga proses penyuntingan naskah. Suasana perpustakaan yang kondusif turut mendukung siswa untuk lebih fokus dan produktif dalam berkarya.

Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., mengapresiasi semangat para siswa dalam mengikuti program tersebut. Ia menegaskan bahwa madrasah berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

“Pendampingan Buku Solo ini merupakan langkah nyata madrasah dalam membangun budaya literasi. Kami ingin siswa tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu melahirkan karya tulis yang membanggakan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sihono.

Sementara itu, Pendamping Buku Solo, Nur Hidayati, S.Pd.I., menjelaskan bahwa proses menulis buku membutuhkan konsistensi dan keberanian untuk menuangkan gagasan secara utuh.

“Kami mendampingi siswa mulai dari menggali ide, menyusun kerangka, hingga memperbaiki naskah agar layak terbit. Yang terpenting adalah menjaga semangat mereka agar tetap percaya diri dalam berkarya,” ungkap Nur Hidayati.

Ia menambahkan bahwa setiap siswa memiliki karakter dan gaya penulisan yang berbeda, sehingga pendekatan pendampingan dilakukan secara personal agar potensi masing-masing dapat berkembang optimal.

Program pendampingan Buku Solo ini diharapkan menjadi awal lahirnya penulis-penulis muda dari lingkungan madrasah yang mampu berkontribusi bagi dunia literasi Indonesia. (nhd/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *