Dorong Percepatan Sertifikasi Wakaf, KUA Pengasih Perkuat Literasi Spiritual Kaum Rois Sendangsari
Kulon Progo (KUA Pengasih) –Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih melalui Penyuluh Agama Islam terus bergerak masif dalam melakukan pembinaan terhadap tokoh agama di tingkat kalurahan.
Pada pertemuan rutin Paguyuban Kaum Rois Sendangsari yang digelar di Kroco, Sendangsari, Ahad Pon (15/02/2026), KUA Pengasih menekankan pentingnya peningkatan kualitas ibadah sekaligus tertib administrasi tempat ibadah.
Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos, hadir sebagai narasumber dengan membedah kitab Ihya Ulumiddin karya Imam Al-Ghazali. Dalam paparannya, ia mengajak para Kaum Rois untuk memahami tiga tingkatan puasa agar dapat membimbing umat dengan lebih mendalam: 1. Shaumul ‘Umum: Sekadar menahan lapar, dahaga, dan pembatal puasa secara fisik. 2. Shaumul Khushush: Puasa yang melibatkan pengendalian seluruh panca indera dan anggota tubuh dari perbuatan dosa. 3. Shaumu Khushushil Khushush: Tingkatan tertinggi, yakni puasanya hati dari pikiran duniawi dan memfokuskan totalitas ruhani kepada Allah SWT.
“Sebagai perpanjangan tangan KUA di masyarakat, Kaum Rois diharapkan mampu mengedukasi warga agar kualitas puasa kita tahun ini naik kelas dari sekadar rutinitas fisik menjadi transformasi batin,” ujar Musodiqin.
Selain pembekalan materi keagamaan, pertemuan ini juga menjadi momentum penguatan tata kelola rumah ibadah. Ketua Paguyuban Kaum Rois Sendangsari, AH Sumidjo, mengumumkan program strategis tahun 2026, yakni pendataan menyeluruh status tanah masjid dan musholla di wilayah Sendangsari.
Program ini bertujuan untuk memetakan tempat ibadah yang sudah memiliki sertifikat wakaf maupun yang belum. “Kami akan berkolaborasi dengan seluruh Kaum Rois dan takmir setempat. Targetnya, semua aset umat di Sendangsari memiliki legalitas hukum yang jelas,” tegas AH Sumidjo.
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terbangun antara penyuluh dan praktisi keagamaan di lapangan. Melalui pesan singkatnya, beliau menyampaikan: “KUA Pengasih berkomitmen penuh mendukung langkah Kaum Rois dalam pendataan wakaf. Ini adalah bagian dari perlindungan aset umat. Saya juga berharap materi tingkatan puasa yang disampaikan penyuluh dapat menjadi bekal spiritual yang kuat bagi masyarakat menjelang bulan suci,” ungkap Rangga.
Kegiatan yang berlangsung hangat di kediaman Bapak Sumadi ini ditutup dengan koordinasi teknis mengenai langkah-langkah pendataan wakaf yang akan segera dilaksanakan.(lua/dpj)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!