Guru MAN 1 Kulon Progo Terapkan PjBL, Siswa Rakit Amplifier Audio

Kulon Progo (MAN 1 KP) – Inovasi pembelajaran terus dilakukan oleh guru MAN 1 Kulon Progo (Mansaku) guna meningkatkan kualitas dan keterampilan peserta didik. Salah satunya dilakukan oleh Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran keterampilan pembuatan amplifier audio.

Model pembelajaran berbasis proyek ini diterapkan pada kegiatan praktik yang menuntut siswa tidak hanya memahami teori elektronika dasar, tetapi juga mampu merancang, merakit, dan menguji rangkaian amplifier audio secara langsung. Dengan pendekatan ini, siswa dilibatkan secara aktif sejak tahap perencanaan, proses perakitan, hingga evaluasi hasil proyek.

Sihono menjelaskan bahwa penerapan Project Based Learning bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus melatih keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah.

“Melalui proyek pembuatan amplifier audio, siswa belajar mengintegrasikan konsep teori dengan praktik nyata. Mereka tidak hanya memahami cara kerja rangkaian, tetapi juga mengalami langsung proses perakitan dan pengujian,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan tugas merancang rangkaian amplifier sederhana sesuai spesifikasi yang telah ditentukan. Proses pembelajaran diawali dengan diskusi konsep dasar, penyusunan perencanaan kerja, penyiapan alat dan bahan, hingga praktik perakitan di bawah pendampingan guru.

Suasana pembelajaran tampak lebih hidup dan interaktif. Siswa terlihat antusias ketika melakukan penyolderan komponen, menyusun rangkaian pada papan PCB, serta melakukan uji coba kualitas suara yang dihasilkan. Tantangan yang muncul selama proses perakitan menjadi bagian dari pembelajaran yang melatih ketelitian dan kesabaran.

Melalui penerapan model ini, diharapkan siswa MAN 1 Kulon Progo tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal di jenjang pendidikan selanjutnya maupun di dunia kerja.

Inovasi yang dilakukan Sihono menjadi salah satu wujud komitmen MAN 1 Kulon Progo dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inspiratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (mar/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *