Hadapi Tahun Ajaran 2026/2027, MAN 2 Kulon Progo Gelar Rapat Tim Pengembang Kurikulum

Kulon Progo (MAN2KP) – Menjelang berakhirnya kegiatan pembelajaran Tahun Ajaran 2025/2026 dan sebagai persiapan menghadapi Tahun Ajaran 2026/2027, MAN 2 Kulon Progo menggelar rapat Tim Pengembang Kurikulum pada Rabu,(4/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan, Panjatan, dan diikuti oleh seluruh anggota Tim Pengembang Kurikulum MAN 2 Kulon Progo Tahun 2026.

Rapat ini menjadi forum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, sekaligus perumusan arah pengembangan Kurikulum Operasional MAN 2 Kulon Progo agar semakin adaptif terhadap kebutuhan peserta didik dan tuntutan zaman.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., dalam arahannya menyampaikan bahwa Kurikulum Operasional MAN 2 Kulon Progo Tahun Ajaran 2025/2026 secara umum telah berjalan dengan baik dan telah memenuhi unsur kurikulum dari berbagai sisi.

“Kurikulum Operasional MAN 2 Kulon Progo Tahun Ajaran 2025/2026 sudah baik dan memenuhi unsur dari segala sisi. Oleh karena itu, Kurikulum Operasional Tahun Ajaran 2026/2027 pada prinsipnya tinggal penyempurnaan, penguatan, dan penyesuaian sesuai kebutuhan madrasah dan perkembangan kebijakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kurikulum bersifat dinamis dan harus terus dikaji serta dikembangkan.

“Kurikulum itu dinamis. Karena Kurikulum Operasional Madrasah menjadi landasan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, maka perlu dilakukan evaluasi berkelanjutan, penyesuaian konteks, serta penguatan karakter dan keunggulan madrasah,” tambahnya.

Rapat dipimpin oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Kurnia Panca Dewi, S.Pd., M.Si., didampingi Kepala Unit Produksi Program Keterampilan, Imam Muttaqien. Dalam rapat tersebut, berbagai pandangan dan kajian strategis disampaikan oleh peserta rapat yang mencakup pengembangan kurikulum dan kokurikuler, penguatan program keterampilan, moderasi beragama, boarding dan tahfidz, Madrasah Ramah Anak, Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Adiwiyata, digitalisasi madrasah, serta pembangunan Zona Integritas.

Seluruh pandangan dan kajian yang disampaikan dalam rapat tersebut akan dirumuskan dan dibahas kembali secara lebih mendalam dalam forum lanjutan yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

Rangkaian tahapan penyusunan Kurikulum Operasional MAN 2 Kulon Progo Tahun Ajaran 2026/2027 akan melalui beberapa proses, mulai dari evaluasi dokumen kurikulum sebelumnya (Kurikulum 2025/2026), penyusunan draft awal, kajian melalui analisis SWOT, review draft dan uji publik, hingga pengesahan kurikulum yang ditargetkan selambat-lambatnya pada 30 Juni 2026.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Kurnia Panca Dewi, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa proses penyusunan kurikulum ini menekankan pada partisipasi, keterbukaan, dan relevansi kebutuhan madrasah.

“Penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah dilakukan secara kolaboratif dan berbasis evaluasi. Kami ingin memastikan kurikulum yang disusun benar-benar kontekstual, responsif terhadap kebutuhan peserta didik, serta menguatkan ciri khas dan keunggulan MAN 2 Kulon Progo,” jelasnya.

Ia berharap melalui proses yang sistematis dan terukur tersebut, Kurikulum Operasional MAN 2 Kulon Progo Tahun Ajaran 2026/2027 mampu menjadi pijakan yang kuat dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dan prestasi madrasah secara berkelanjutan. (gia/dpj)

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *