Kepala MAN 2 Kulon Progo Tegaskan Pentingnya Perjanjian Kinerja dalam Dialog Kinerja Tahun 2026

Kulon Progo (MAN2KP) – Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menegaskan pentingnya perjanjian kinerja sebagai landasan utama dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang profesional dan akuntabel. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Dialog Perjanjian Kinerja Kepala Madrasah Tahun 2026 yang digelar di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Gotakan Panjatan, pada Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Kulon Progo. Dalam pelaksanaannya, Riza Faozi didampingi oleh Kepala Tata Usaha, Sudaryati, S.M. Dialog berlangsung interaktif dengan membahas sejumlah poin strategis terkait target kinerja tahun 2026, penguatan mutu layanan pendidikan, peningkatan capaian akademik dan non-akademik, digitalisasi layanan, serta penguatan budaya kerja berbasis akuntabilitas.

Dalam sambutannya, Riza Faozi menekankan bahwa perjanjian kinerja bukan sekadar dokumen administratif, melainkan komitmen nyata yang harus dipahami dan dilaksanakan bersama.

“Perjanjian kinerja adalah kontrak moral dan profesional kita dalam mengelola madrasah. Di dalamnya terdapat target, indikator, dan strategi yang harus kita wujudkan secara terukur. Ini bukan formalitas, tetapi arah gerak bersama untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di MAN 2 Kulon Progo,” tegas Riza.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program madrasah sangat bergantung pada sinergi dan komitmen seluruh civitas akademika.

“Tanpa dukungan dan keterlibatan aktif seluruh guru serta tenaga kependidikan, target yang telah direncanakan tidak akan tercapai secara optimal. Karena itu, dialog ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, dan membangun kolaborasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha MAN 2 Kulon Progo, Sudaryati, S.M., menyampaikan bahwa perjanjian kinerja juga menjadi instrumen penting dalam penguatan tata kelola administrasi dan layanan publik di madrasah.

“Melalui perjanjian kinerja, setiap unit kerja memiliki kejelasan tugas, target, dan tanggung jawab. Hal ini sangat membantu dalam memastikan layanan administrasi berjalan efektif, transparan, dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ungkap Sudaryati.

Ia berharap, dengan adanya dialog ini, seluruh unsur madrasah semakin memahami peran masing-masing dalam mendukung pencapaian target kinerja tahun 2026.

Melalui kegiatan Dialog Perjanjian Kinerja ini, MAN 2 Kulon Progo berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas, memperkuat budaya kerja berbasis kinerja, serta memberikan pelayanan pendidikan yang prima, transparan, dan berkelanjutan bagi peserta didik dan masyarakat. (gia/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *