KUA Pengasih Berikan Pesan Sejuk untuk Penerima PKH Padukuhan Blubuk
Kulon Progo (KUA Pengasih) –Kebahagiaan sejati tidak datang dari seberapa besar materi yang diterima, melainkan dari seberapa luas hati dalam mensyukuri apa yang ada. Pesan inilah yang menjadi inti bimbingan dan penyuluhan bagi kelompok penerima Manfaat (PKM), Program Keluarga Harapan (PKH) di Padukuhan Blubuk, Kalurahan Sendangsari, Pengasih pada Kamis (05/02/2026).
Kehadiran Penyuluh Agama Islam dari KUA Pengasih, Musodiqin, S.Sos dan Mukhyidin, S.Kom, memberikan sentuhan rohani di tengah rutinitas warga. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat mentalitas warga agar senantiasa optimis dan produktif dalam menjalani kehidupan.
Dalam tausiyahnya, Musodiqin membedah mendalam kandungan Surat Ibrahim Ayat 7. Ayat ini merupakan janji nyata dari Allah SWT bahwa sikap syukur akan berbuah tambahan nikmat, sementara pengingkaran (kufur) hanya akan mendatangkan kerugian. “Syukur itu bukan hanya ucapan Alhamdulillah, tapi juga bagaimana kita menggunakan bantuan PKH ini dengan sebaik-baiknya untuk pendidikan anak dan kesehatan keluarga. Itulah wujud syukur yang nyata,” ujarnya di hadapan warga Blubuk yang antusias.
Warga diajak untuk melihat bantuan sosial sebagai stimulus atau “jembatan” menuju kemandirian, bukan sebagai sandaran selamanya. Dengan bersyukur, hati menjadi tenang, dan pikiran menjadi lebih kreatif untuk mencari peluang ekonomi lainnya.

Ditemui secara terpisah di ruang kerjanya, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, memberikan sudut pandang yang berbeda terkait pentingnya pembinaan spiritual bagi warga penerima manfaat. Beliau menekankan bahwa syukur adalah benteng dari penyakit sosial. “Kami ingin warga tidak hanya dibantu secara finansial oleh negara, tapi juga dikuatkan secara mental oleh agama. Orang yang bersyukur itu mentalnya kuat; mereka tidak mudah mengeluh dan tidak gampang merasa iri dengan pencapaian orang lain. Mentalitas ‘merasa cukup’ ini justru seringkali menjadi pembuka pintu-pintu rezeki yang tidak disangka-sangka dari arah lain,” tegas Rangga. (lua/dpj)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!