Pentas Sugriwa Subali Kelas IXA MTsN 4 Kulon Progo Sukses, Butuhkan Proses Panjang

Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) – Kali ini, Fatma Aulia Azhar, pemeran utama Dewi Tara dalam Sendratari Sugriwa Subali yang ditampilkan kelas IXA MTsN 4 Kulon Progo beberapa waktu lalu, bertutur seputar suka duka di balik suksesnya pentas mereka. Selain Fatma, Novelino Rista Gani Pratama, pemeran Mahesasura yang juga sutradara pementasan pun menuturkan pengalaman tak ternilai yang mereka dapat selama masa persiapan pementasan.


Guru Mata Pelajaran Seni Budaya Ika Triwahyuni, S.Pd. mengatakan bawah kelas 9A sangat luar biasa. “Luar biasa, mereka sudah berusaha berproses dengan sangat keras dibuktikan dengan pertunjukkannya yang sangat keren untuk sekelas mereka,” ujar Ika. Ia pun berpesan untuk mereka terus berproses dan berkarya, tidak mudah puas dengan satu hal.
Sementara itu Novelino, sutradara pementasan mengatakan bahwa proses latihan berjalan selama empat bulan. “Dengan dibimbing Bu Ika, kami melaksanakan latihan mandiri dan mengeksplor jalan cerita,” ujar Novel yang juga telah tergabung dalam komunitas penari Girimulyo.


Hal senada juga disampaikan Fatma. “Persiapan saat uprak kali ini bener-bener butuh effort yang luar biasa. Kami rela latihan sampai sore kadang juga harus kehujanan saat latihan, belum lagi ribetnya menyiapkan properti yang cukup menguras waktu. Kami juga harus menyiapkan mental supaya tidak gugup dan bisa tampil maksimal saat uprak.sutradara dan astrada harus mengelola peran sekaligus emosi tim,” tutur Fatma. Ia juga mengatakan bahwa setiap anak harus pintar membagi waktu dan tenaga, karena harus fokus dengan karakter sendiri dan membantu progres tim yang lain.

Namun dengan perjuangan tersebut membuat pementasan saat uprak nampak maksimal dan solid. “Keren banget totalitas saat uprak kemarin. Sutradara, astrada, dan tim yang lain sudah berlatih sekeras ini, pentas dengan hasil yang sangat memuaskan. kami sebagai sutradara dan astrada bener-bener bangga kepada 9A karena kalian semua sudah tidak mengecewakan sutradara dan astrada,” imbuhnya.


Novel juga mengatakan bahwa ia merasa bangga dan lega bisa tampil di acara ujian praktik. “Bangga karena kami dapat tampil dengan maksimal dan ditonton oleh banyak orang sampai didokumentasikan oleh Humas Kemenag Kulon Progo. Kami lega karena akhirnya tugas Seni Budaya kami selesai, senang rasanya mendapatkan apresiasi dari guru dan teman-teman, membuat rasa lelah kami terbayar tuntas,” ujarnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing Seni Budaya, Ika Triwahyuni, S.Pd. Ia pun menyatakan bahwa Bu Ika bukan sekadar mentor namun juga inspirasi bagi agar lebih maksimal dalam mementaskan sendratari. “Sedikit pesan untuk Bu Ika, kami belum bisa move on dari uprak, Bu!” pungkas Novel. (siw)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *