Penyuluh KUA Panjatan Bekali Santri TPA dengan Amalan, Malam Nifsu Saban

Kulon Progo (KUA Panjatan)  – Dalam rangka memperkuat pemahaman keagamaan sejak dini, Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan hadir di tengah masyarakat melalui pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Kegiatan kali ini dilaksanakan di Masjid Kusrini, Gotakan, Panjatan pada Senin (2/2/2026)sore.

Hadir dalam kegiatan tersebut dua Penyuluh KUA Panjatan, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd. dan Fajar Munggih Nugrahini, S.Sos. Kehadiran para penyuluh ini bertujuan untuk memberikan pendampingan langsung serta menyuntikkan semangat spiritual kepada para santri dan pengajar TPA.

Memasuki bulan Sya’ban, materi utama yang disampaikan adalah mengenai kemuliaan malam Nisfu Sya’ban. Para penyuluh menekankan pentingnya mempersiapkan diri sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Dalam paparannya, tim penyuluh mengajak para santri untuk membiasakan dua amalan kunci:Memperbanyak Istighfar, sebagai sarana pembersihan hati dari kekhilafan. Memperbarui Syahadat, untuk memperkokoh fondasi keimanan kepada Allah SWT.

“Momentum Nisfu Sya’ban adalah waktu yang tepat bagi anak-anak untuk belajar bahwa setiap perbuatan dilaporkan kepada Allah, sehingga kita harus menutupnya dengan istighfar dan iman yang kuat,” ujar Nofianti di sela-sela kegiatan.

Secara terpisah, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi para penyuluh dan antusiasme jamaah di Masjid Kusrini Gotakan.

“Kami sangat mendukung kegiatan edukasi religi seperti ini. TPA bukan sekadar tempat belajar membaca Al-Qur’an, tapi juga kawah candradimuka untuk membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah,” ungkap  Basid Rustami.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program Penguatan Moderasi Beragama dan Transformasi Layanan Umat yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI. Dengan terjun langsung ke masjid-masjid di tingkat kalurahan, KUA Panjatan menjalankan fungsi edukatif dan konsultatif untuk memastikan nilai-nilai agama tersampaikan secara sejuk, inklusif, dan benar sejak usia dini. (win/dpj )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *