Pererat Silaturahmi di Bulan Suci, KUA Panjatan  Kajian Hikmah Puasa 

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Memasuki momentum penuh berkah di bulan Ramadhan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan menggelar kegiatan Pengajian Menjelang Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Kalipenten, Kaliagung, Sentolo, pada Sabtu (21/02/2026)sore.

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh pegawai KUA Panjatan yang disambut langsung oleh jamaah setempat dengan penuh antusias. Acara ini menghadirkan narasumber Mufti Amri, S.H.I., selaku Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan.

Dalam tausiyahnya, Mufti Amri memaparkan materi bertajuk “Hikmah Puasa”. Ia menekankan tiga poin utama yang menjadi kunci optimalisasi ibadah di bulan Ramadhan, Peningkatan Ibadah Sunnah, mengajak jamaah untuk tidak sekadar menjalankan kewajiban, namun memperbanyak amalan sunnah sebagai penyempurna pahala. Semangat Berjariyah, mengingatkan pentingnya sedekah jariyah, khususnya untuk kelanjutan pembangunan masjid sebagai investasi akhirat. Aktivasi Remaja Masjid (Rismas), mendorong agar generasi muda atau Rismas menjadi motor penggerak utama dalam setiap kegiatan kemakmuran masjid.

Ketua Takmir Masjid Nurul Iman menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan ilmu yang dibagikan oleh tim dari KUA Panjatan.

“Kami sangat bersyukur dan bahagia atas kehadiran Bapak-Ibu dari KUA Panjatan. Kehadiran ini menjadi motivasi bagi jamaah kami untuk lebih giat dalam beribadah dan memakmurkan masjid ini,” ungkap Ketua Takmir.

Di tempat terpisah, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan lintas wilayah seperti ini sangat efektif untuk memperluas jangkauan dakwah.

“Saya sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin. Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial buka bersama, tetapi merupakan langkah nyata dalam memberikan edukasi keagamaan langsung ke jantung masyarakat,” ujar Basid Rustami.

Kegiatan ini selaras dengan program strategis Kementerian Agama RI, khususnya dalam penguatan Moderasi Beragama dan Revitalisasi KUA. Melalui kegiatan turun ke masyarakat (sapa umat), KUA Panjatan menunjukkan perannya bukan hanya sebagai kantor administratif, tetapi juga sebagai pusat bimbingan keagamaan yang inklusif.

Selain itu, pesan mengenai sedekah jariyah dan pengaktifan remaja masjid mendukung program pemberdayaan ekonomi umat serta pembinaan generasi muda (Z-Generation) yang menjadi prioritas Kemenag dalam menciptakan masyarakat yang religius dan mandiri. (win/dpj )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *