Perkuat Ketahanan Keluarga, KUA Panjatan Gelar Parenting “Pola Asuh Berbasis Cinta”
Kulon Progo(KUA Panjatan)– Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan terus berkomitmen dalam mewujudkan ketahanan keluarga di wilayahnya. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan Parenting yang digelar di Aula SD Muhammadiyah (SD M) Bugel I, Kapanewon Panjatan, pada Jumat (13/2/2026) siang.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari wali siswa, jajaran guru, dan tenaga kependidik. Kedatangan tim KUA Panjatan disambut hangat oleh pihak sekolah sebagai mitra strategis dalam pendidikan karakter siswa.
Kepala Sekolah SD M Bugel I, Dasiyah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan dukungannya terhadap inisiatif KUA Panjatan. Beliau menekankan pentingnya keselarasan antara pendidikan di sekolah dan pola asuh di rumah.
“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Panjatan atas ilmu yang dibagikan. Pendidikan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada guru di sekolah. Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak, sehingga pembekalan mengenai pola asuh dan komunikasi positif ini sangat membantu kami dalam menyinergikan visi pendidikan anak,” ujar Dasiyah.
Hadir sebagai narasumber utama, Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I, menekankan bahwa pondasi keluarga sakinah dimulai dari hal sederhana namun krusial: komunikasi positif.
Dalam paparannya, Kartiwin menjelaskan bahwa pola asuh anak di era modern harus didasarkan pada cinta dan kasih sayang (affectionate parenting), bukan tekanan.
“Keluarga yang sakinah tidak tercipta secara instan. Ia dimulai dari bagaimana orang tua membangun dialog yang jujur, terbuka, dan penuh kasih kepada anak. Pola asuh dengan cinta akan membentuk karakter anak yang tangguh dan memiliki empati tinggi,” jelas Kartiwin di hadapan para wali siswa yang antusias.
Secara terpisah, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S. Ag, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya sinergi ini. Menurutnya, edukasi parenting di tingkat sekolah dasar adalah langkah preventif yang sangat efektif.
“Kami sangat mengapresiasi semangat wali siswa SD M Bugel I. Tugas KUA bukan hanya soal administrasi pernikahan, tapi juga memastikan keluarga-keluarga di masyarakat tetap harmonis melalui bimbingan berkelanjutan,” ungkap Basid.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program strategis Kementerian Agama RI, khususnya dalam memperkuat Ketahanan Keluarga dan optimalisasi peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang moderat dan mencerdaskan. Melalui bimbingan masyarakat seperti ini, KUA berperan aktif dalam memitigasi problematika keluarga demi mencetak generasi emas Indonesia yang berakhlak mulia. (win/dpj )



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!