Perkuat Syiar Ramadhan, Penyuluh KUA Pengasih Tekankan Pentingnya “Dakwah Bil Hal”

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Anggota kaum Rois Kalurahan Sidomulyo Pengasih berkumpul dalam suasana khidmat di kediaman Ahmad Sunardi, Parakan, Sidomulyo, pada Ahad (08/02/2026) pagi. Pertemuan rutin ini menjadi momentum penting dalam menyongsong bulan suci Ramadhan yang kian dekat.

Hadir sebagai pembicara, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih Basuki, S.Ag., menyampaikan materi mendalam mengenai Dakwah Bil Hal (dakwah dengan perbuatan nyata).

Menurutnya, di era sekarang, masyarakat lebih tersentuh dengan aksi konkret daripada sekadar retorika. “Dakwah itu tidak hanya cukup dengan lisan atau ceramah saja. Akan jauh lebih membekas jika dibarengi dengan kegiatan nyata yang manfaatnya langsung dirasakan, misalnya melalui pemeriksaan kesehatan gratis atau bakti sosial,” ujar Basuki.

Ia juga mengaitkan hal ini dengan hadits populer tentang mencegah kemungkaran antara lain melalui dakwah dengan tangan (Kekuasaan/Aksi Nyata): Tingkatan tertinggi untuk melakukan perubahan. Jika tidak mampu dengan aksi, maka melalui lisan/nasihat. Selanjutnya Dakwah dengan Hati merupakan bentuk selemah-lemahnya iman melalui doa memohon pertolongan Allah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Majelis Taklim Kaum Rois sekaligus Ketua Takmir Masjid Kalurahan Sidomulyo, Wahyudi, dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah untuk mulai memanaskan “mesin” spiritual. Ia menghimbau para Rois untuk menjadi motor penggerak dalam menyemarakkan syiar Ramadhan di wilayah masing-masing dengan amalan yang bernilai ibadah dan mempererat silaturahmi.

Menanggapi kegiatan ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, menyatakan melalui pesan singkatnya: “Kami sangat mengapresiasi semangat kaum Rois. Dakwah yang menyentuh sisi kemanusiaan dan kesehatan adalah wujud nyata kehadiran agama sebagai solusi bagi masyarakat. Selain itu sinergi antara penyuluh agama dan kaum Rois adalah kunci suksesnya syiar Islam yang rahmatan lil ‘alamin, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” tegasnya.

Diharapkan dengan pendekatan dakwah yang lebih nyata, masyarakat Sidomulyo dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan sehat. (lua/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *