Praktik Langsung, Cara MTsN 6 Kulon Progo Ajak Siswa Cintai Batik

Bantul (MTsN6KP) – Upaya mencintai batik sebagai identitas Indonesia terus dikuatkan. Tidak saja pada orang dewasa, para siswa pun diajak untuk mencintainya. Upaya itu juga dilakukan di MTsN 6 Kulon Progo mengajak siswa mencintai batik. Madrasah mengadakan Kegiatan membatik bersama yang dilaksanakan di Kampung Batik Giriloyo pada Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. Mereka tampak bersemangat menyimak penjelasan para pengrajin batik setempat. Yakni mengenai sejarah batik Giriloyo, filosofi motif, hingga teknik dasar membatik tulis. Bagi sebagian siswa ini menjadi pengalaman pertama memegang canting dan menggoreskan malam di atas kain putih.

Suasana belajar terasa berbeda. Tiada bangku kelas dan papan tulis. Yang ada hanyalah kain, malam panas, dan kesabaran. Para siswa belajar bahwa membatik bukan sekadar menggoreskan canting ke kain. Melainkan proses panjang yang menuntut ketelitian dan ketenangan. Kesalahan kecil bisa mengubah motif. Dari situlah mereka mulai memahami nilai kerja keras para pembatik.
Guru pendamping, Nasrul Perdhana, S.Pd.Jas. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia sejak usia dini. “Dengan terjun langsung ke sentra kerajinan siswa diharapkan tidak hanya mengenal batik sebagai pakaian seragam atau acara resmi. Tetapi sebagai karya seni yang sarat makna dan nilai sejarah,” ujarnya.
Melalui kegiatan membatik bersama ini MTsN 6 Kulon Progo berharap dapat menanamkan kesadaran budaya yang kuat pada diri siswa. Batik tidak lagi dipandang sebagai kain bermotif semata. Melainkan sebagai identitas bangsa yang hidup dan perlu terus dijaga oleh generasi penerus. (afa/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!