Puasa Tetap Produktif

Prihono
Staf Pelaksana Kankemenag Kulon Progo
Bulan suci Ramadan segera hadir. Umat Islam seluruh dunia akan menyambutnya dengan suka cita. Berbagai amalan rutin bulan Ramadan tentu telah diprogramkan oleh para takmir masjid maupun secara pribadi.
Salah satu amalan utama di bulan suci Ramadan adalah perintah puasa. Sebagaimana tercantum dalam Q.S. Al Baqarah: 183:
“Hai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa. Sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.”
Inti dari puasa adalah menahan makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkannya dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Karena bersifat menahan, maka dalam situasi tersebut dimungkinkan terjadi penurunan kondisi fisik. Namun demikian kita harus tetap produktif.
Salah satu produktivitas yang terus bisa dilakukan adalah budaya literasi. Terutama dalam budaya menulis. Karena menulis tetap bisa dilakukan meski kondisi tubuh melemah karena puasa. Bahkan orang yang berpuasa justru akan bisa lebih fokus dalam berfikir untuk mencari ide dalam menulis.
Dengan menulis kita akan bisa mengungkapkan pemikiran secara transparan. Menulis juga bisa kita manfaatkan sebagai media dakwah. Ini berarti kita bisa berdakwah melalui tulisan yang bermanfaat.
Sebagaimana orang bijak mengatakan, Membacalah! Dengan membaca engkau akan mengenal dunia. Namun juga menulislah! Karena dengan menulis, dunia yang akan mengenalmu.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!