RAT 2026, KPRI Harapan Jaya MAN 2 Kulon Progo Raih Kategori Sehat
Kulon Progo (MAN 2 KP)– KPRI Harapan Jaya MAN 2 Kulon Progo menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2026 pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo yang beralamat di Jalan Pahlawan Gotakan, Panjatan.
RAT dihadiri oleh para anggota koperasi yang terdiri dari guru dan pegawai MAN 2 Kulon Progo. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua KPRI Kulon Progo, Jumari, S.Ag., serta perwakilan dari Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kulon Progo, Nurhadi, S.E.
Rapat dipimpin oleh salah satu anggota koperasi, Pujarsono, S.Ag. Sejak awal hingga akhir acara, suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias menyampaikan usul dan saran, khususnya terkait upaya penambahan permodalan koperasi demi memperkuat keberlanjutan usaha.
Dalam sambutannya, Nurhadi, S.E. menyampaikan apresiasi atas kinerja pengurus dan pengawas koperasi. Berdasarkan hasil evaluasi, KPRI Harapan Jaya MAN 2 Kulon Progo berada dalam kategori Sehat.
“Berdasarkan penilaian yang mencakup aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jati diri koperasi, KPRI Harapan Jaya MAN 2 Kulon Progo masuk dalam kategori sehat. Ini menunjukkan pengelolaan koperasi telah berjalan dengan baik dan sesuai prinsip perkoperasian,” tutur Nurhadi.
Namun demikian, ia juga memberikan sejumlah catatan untuk ditindaklanjuti.
“Meski dalam kategori sehat, pengurus tetap perlu meningkatkan kualitas administrasi dan digitalisasi layanan, memperkuat cadangan risiko, serta mendorong peningkatan partisipasi aktif anggota dalam transaksi koperasi. Dengan demikian, koperasi tidak hanya sehat secara administratif, tetapi juga semakin kuat secara usaha,” imbuhnya.
Sementara itu, Jumari, S.Ag., dalam arahannya mengajak seluruh anggota untuk memperkuat permodalan koperasi melalui peningkatan simpanan maupun pemanfaatan layanan koperasi.
“Koperasi akan kuat jika anggotanya aktif. Mari kita biasakan menabung dan meminjam di koperasi sendiri. Salah satu contoh yang bisa kita galakkan adalah tabungan untuk persiapan ibadah haji atau kebutuhan jangka panjang lainnya. Dengan begitu, koperasi tumbuh dan anggota pun terbantu,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa partisipasi anggota menjadi kunci utama keberhasilan koperasi.
“Jangan sampai koperasi hanya berjalan karena pengurus. Koperasi adalah milik kita bersama, maka kekuatannya ada pada komitmen dan kebersamaan anggota,” tambahnya.
Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Reza Faozi, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kinerja pengurus dan partisipasi anggota dalam RAT.
“Rapat Anggota Tahunan bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja, merumuskan program, dan memperkuat komitmen kebersamaan. Saya berharap KPRI Harapan Jaya terus menjadi mitra strategis madrasah dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan pegawai,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar koperasi terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan semangat kebersamaan, saya optimis KPRI Harapan Jaya akan semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh anggota,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya RAT Tahun 2026 ini, diharapkan KPRI Harapan Jaya MAN 2 Kulon Progo semakin solid, sehat, dan berkembang sebagai koperasi yang berdaya saing serta mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya. (gia/dpj)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!