Siswa Kelas 9 MTsN 5 Kulon Progo Asah Kemampuan Lewat Try Out Internal Persiapan TKA

Kulon Progo (MTsN5KP) – Memasuki awal tahun 2026, MTsN 5 Kulon Progo terus mematangkan persiapan siswanya menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pada Jumat (30/01/2026) pagi, seluruh siswa kelas 9 mengikuti kegiatan Try Out internal yang digelar secara serentak di lingkungan madrasah. Kegiatan ini dirancang sebagai simulasi nyata untuk mengukur kesiapan akademik serta teknis para siswa sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Pelaksanaan Try Out kali ini mencakup empat mata pelajaran utama yang diujikan secara maraton. Dimulai pada jam pertama, para siswa bergelut dengan soal-soal Bahasa Indonesia, disusul kemudian oleh Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sebagai penutup rangkaian ujian, para siswa mengerjakan soal Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada sesi terakhir sebelum kegiatan berakhir.

Menariknya, ujian ini sepenuhnya memanfaatkan ekosistem digital. Seluruh pengerjaan soal dilakukan secara daring (online) melalui platform jogjamadrasahdigital.net. Para siswa nampak antusias menggunakan perangkat gawai (HP) masing-masing untuk mengakses soal, yang juga bertujuan untuk membiasakan mereka dengan format ujian berbasis digital yang efisien dan transparan.

Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Ari Yulianti, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang uji coba nilai, melainkan sarana evaluasi menyeluruh bagi tenaga pendidik dan siswa. Menurutnya, pemetaan kemampuan sejak dini sangat krusial untuk menentukan strategi pendalaman materi ke depannya.

“Kegiatan Try Out ini kami laksanakan untuk memetakan kemampuan dasar siswa kelas 9 dalam menghadapi TKA nanti. Melalui sistem pengerjaan di portal Jogja Madrasah Digital, kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya siap secara materi, tetapi juga terbiasa dengan manajemen waktu dan penggunaan teknologi dalam ujian,” ujar Ari Yulianti di sela-sela pemantauan kegiatan.

Suasana ujian terpantau tertib dan kondusif. Meski dikerjakan melalui HP, pengawasan tetap dilakukan secara ketat oleh para guru guna menjaga integritas dan objektivitas hasil ujian. Dengan adanya simulasi ini, pihak madrasah berharap para siswa dapat lebih percaya diri dan mampu mengidentifikasi mata pelajaran mana yang masih memerlukan perhatian ekstra sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya. (jkp/don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *