Siswa Kelas XI Program Keterampilan Mandaku Siap Ikuti Program Magang di Richeese Factory

Kulon Progo (MAN 2 KP) – Siswa MAN 2 Kulon Progo dari program keterampilan Agribisnis dan Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Tata Boga akan mengikuti program magang yang diselenggarakan oleh Richeese Factory. Program ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran berbasis dunia kerja dan industri bagi peserta didik madrasah.

Richeese Factory merupakan jaringan restoran cepat saji asal Indonesia yang dikenal dengan menu ayam goreng tepung dengan saus keju pedas khasnya. Perusahaan ini beroperasi di bawah PT Richeese Kuliner Indonesia, yang merupakan bagian dari Nabati Group, grup usaha nasional yang juga memproduksi berbagai makanan ringan seperti wafer keju dan produk snack lainnya.

Sebanyak 72 siswa program keterampilan APHP dan Tata Boga MAN 2 Kulon Progo dijadwalkan akan mengikuti seleksi program magang yang akan dilaksanakan pada Selasa, (10/2/2026). Seleksi ini bertujuan untuk menjaring siswa yang memiliki kesiapan kompetensi, sikap kerja, dan motivasi tinggi untuk terjun langsung ke dunia industri jasa boga.

Menjelang pelaksanaan seleksi, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa yang berminat mengikuti program magang tersebut. Kegiatan berlangsung di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan Panjatan, pada Selasa, (3/2/2026) lalu.

Dalam arahannya, Kepala MAN 2 Kulon Progo menekankan pentingnya disiplin, etos kerja, dan sikap profesional bagi siswa yang akan mengikuti magang.

“Program magang ini adalah kesempatan emas bagi kalian untuk belajar langsung di dunia kerja. Jadikan pengalaman ini sebagai sarana meningkatkan kompetensi, membangun karakter, serta menumbuhkan tanggung jawab dan kemandirian,” pesannya.

Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan siswa dalam program magang ini membawa manfaat strategis bagi berbagai pihak.

“Bagi madrasah, program ini memperkuat jejaring dengan dunia industri. Bagi siswa, magang menjadi bekal berharga sebelum terjun ke masyarakat atau dunia kerja. Sementara bagi industri dan masyarakat, kehadiran siswa madrasah diharapkan dapat memberikan kontribusi positif,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Produksi Program Keterampilan MAN 2 Kulon Progo, H. Imam Muttaqien, S.TP., menyampaikan bahwa program magang di Richeese Factory selaras dengan tujuan pengembangan keterampilan vokasi di madrasah.

“Magang ini dirancang agar siswa benar-benar merasakan proses kerja di industri jasa boga, mulai dari standar pelayanan, pengolahan produk, hingga manajemen operasional. Harapannya, siswa memiliki pengalaman nyata dan kesiapan kerja yang lebih baik,” jelasnya.

Rencananya, siswa yang lolos seleksi akan melaksanakan magang di sembilan  gerai Richeese Factory di wilayah Yogyakarta, yaitu:

  1. Richeese Factory Yogyakarta – Jl. Jend. Sudirman, Kotabaru, Yogyakarta
  2. Richeese Factory Ambarukmo – Jl. Laksda Adisucipto, Caturtunggal, Sleman
  3. Richeese Factory Jalan Kaliurang – Jl. Kaliurang, Sleman
  4. Richeese Factory Parangtritis – Jl. Parangtritis, Yogyakarta
  5. Richeese Factory Godean – Jl. Godean, Sleman
  6. Richeese Factory Lippo Plaza Jogja – Lippo Plaza, Yogyakarta
  7. Richeese Factory Jogja City Mall – Jogja City Mall, Sleman
  8. Richeese Factory Pakuwon Mall Jogja – Pakuwon Mall, Sleman
  9. Richeese Factory Plaza Malioboro – Malioboro, Yogyakarta

Program magang ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa MAN 2 Kulon Progo sekaligus memperkuat peran madrasah dalam mencetak lulusan yang siap kerja, berdaya saing, dan berkarakter. (gia/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *