Siti Najariyah S.Pd, Guru MAN 2 Kulon Progo, Ikuti Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) BDK Semarang 

Kulon Progo (MAN 2 KP) – Siti Najariyah, salah satu guru MAN 2 Kulon Progo, mengikuti kegiatan Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang pada Periode 2, tanggal 23–27 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi guru dalam pengembangan e-Modul berbasis KBC (Kurikulum Berbasis Capaian).

Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan Learning Management System (LMS) dengan total 51 jam pelajaran. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembinaan komitmen belajar serta pengenalan sistem pembelajaran pada LMS BDK Learning Center dan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta.

Selama lima hari pelatihan, peserta mendapatkan penguatan materi terkait kebijakan sistem pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama, dilanjutkan dengan pendalaman konsep e-Modul serta analisis kebutuhan e-Modul berbasis KBC. Peserta juga dibimbing dalam mengembangkan konten dan media interaktif e-Modul, menyusun e-Modul secara sistematis sesuai capaian pembelajaran, serta melakukan review terhadap produk yang telah disusun.

Selain mengikuti sesi penyampaian materi secara sinkron melalui Zoom, peserta juga mengerjakan berbagai penugasan secara mandiri di LMS, seperti menentukan capaian pembelajaran, merumuskan tujuan pembelajaran dengan pendekatan KBC, mengembangkan konten interaktif, hingga menyusun e-Modul secara utuh. Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti refleksi, menyusun rencana tindak lanjut, serta melaksanakan ujian sebagai bagian dari evaluasi pelatihan.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan Siti Najariyah dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung guru untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan profesional seperti ini. Pengembangan e-Modul berbasis KBC sangat penting dalam mendukung pembelajaran yang lebih terstruktur, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa hasil pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Keikutsertaan dalam PJJ ini menjadi bagian dari komitmen MAN 2 Kulon Progo dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dan profesionalisme guru secara berkelanjutan.

Sementara itu, Siti Najariyah mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan PJJ tersebut. Ia menyampaikan bahwa melalui pelatihan ini dirinya akan mendapatkan banyak ilmu dan wawasan baru, khususnya dalam penyusunan e-Modul yang lebih sistematis dan berbasis capaian pembelajaran.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. InsyaAllah ilmu yang akan saya peroleh dapat memudahkan saya dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Saya juga berharap bisa mengimbaskan ilmu dan pengalaman ini kepada rekan-rekan sejawat di madrasah,” tuturnya saat diwawancarai sebelum acara pembukaan di Ruang Guru Kampus 1 di Jalan Khudori Wonosidi Kidul Wates, Senin, 23 Februari 2026. (gia/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *