Songsong Ramadhan, KUA Nanggulan Tanamkan Nilai Sabar dan Toleransi di SD Negeri Wijimulyo

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Rifqi Maulana, S.Sos., menjadi pembicara dalam kajian keagamaan yang digelar di Musholla Al-Falaah SD Negeri Wijimulyo pada Jum’at (13/2/2026) pagi.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi, guru, serta jajaran sekolah dengan penuh antusias.

Dalam penyampaiannya, Rifqi mengajak para siswa untuk mempersiapkan Ramadhan sejak dini, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Ia menjelaskan bahwa Ramadhan adalah madrasah kesabaran sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

“Rasulullah mengajarkan kesabaran luar biasa. Ketika beliau dilempari batu saat berdakwah di Thaif, beliau tidak membalas dengan kebencian, justru mendoakan kebaikan. Itulah teladan akhlak yang harus kita tiru,” ungkapnya.

Selain itu, Rifqi juga mengisahkan keteladanan Uwais al-Qarni dalam berbakti kepada ibunya. Kisah tersebut disampaikan untuk menanamkan nilai birrul walidain kepada para siswa agar senantiasa hormat, patuh, dan membahagiakan orang tua.

Tak hanya menekankan ibadah puasa, Rifqi juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap toleransi dan persahabatan di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa Ramadhan harus menjadi momentum memperbaiki akhlak, termasuk tidak melakukan perundungan (bullying) kepada teman.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan, sikap, dan perbuatan. Kita harus saling menghargai dan menyayangi,” pesannya.

Kepala Sekolah SD Negeri Wijimulyo, Risna Nurida, S.Pd.SD., menyampaikan apresiasi atas kehadiran penyuluh KUA Nanggulan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pendampingan dan nasihat yang diberikan kepada anak-anak kami. Semoga materi yang disampaikan menjadi bekal dalam menjalani ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan kegembiraan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, KUA Nanggulan berharap nilai-nilai kesabaran, kasih sayang, dan toleransi dapat tertanam kuat dalam diri para siswa sebagai generasi penerus yang berakhlakul karimah. (col/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *